Beranda / Nasional / Senayan / JBB dan Gevona Edukasi Pelajar SMK, Dorong Lahirnya Jurnalis dan Petani Muda Andal

JBB dan Gevona Edukasi Pelajar SMK, Dorong Lahirnya Jurnalis dan Petani Muda Andal

JAKARTA, Media Karya – Jurnalis Bakti Bangsa (JBB) bersama Gerakan Volunteer Nusantara (Gevona) menggelar kegiatan bertajuk ‘Milenial Cerdas, Indonesia Hebat’ di SMK Tunas Bhayangkara, Cidahu, Sukabumi, Jawa Barat pada 16-17 Desember pekan lalu.

Kegiatan ini diselenggarakan untuk memberikan edukasi kepada para siswa-siswi SMK Tunas Bhayangkara terkait ilmu jurnalistik, kiat menjadi petani muda andal dan tentang kesadaran hukum.

Sofyan Hadi selaku ketua panitia acara dalam keterangan tertulisnya mengatakan, acara ini digelar dalam rangka mendukung program Literasi Digital yang saat ini sedang digencarkan pemerintah.

Khususnya, memberikan pemahaman kepada pelajar untuk membedakan mana informasi yang hoaks atau berpotensi penipuan dengan informasi valid.

“Literasi digital adalah pengetahuan dasar yang wajib dimiliki masyarakat, tidak terkecuali para pelajar yang rawan termakan informasi hoaks. Untuk itu kita perlu bangun perisai penangkal hoaks dengan literasi digital, berpikir kritis dan cek fakta,” ujar Sofyan.

“Literasi digital adalah pengetahuan dasar yang wajib dimiliki masyarakat, terutama menjelang Pemilu. Untuk itu kita perlu bangun perisai penangkal hoaks dengan literasi digital, berpikir kritis dan cek fakta,” sambungnya.

Founder Gevona, Feryanto Hadi menambahkan bahwa kegiatan tersebut dilatari oleh semangat untuk berbagi terhadap sesama. “Kami ingin turut berkontribusi dalam mencerdaskan anak banga untuk mewujudkan Indonesia Emas pada 2045,” ungkap Fery.

Adapun tema Petani Milenial juga turut diangkat dalam kegiatan tersebut dalam rangka memberikan edukasi dan motivasi kepada siswa-siswi SMK Tunas Bhayangkara program keahlian Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian (APHP)

“Kami hadirkan Duta Petani Milenial agar siswa tetap percaya diri dan optimistis dengan program keahlian yang mereka ambil saat ini. Sebelumnya, mereka minder sekolah mengambil keahlian pertanian. Bahkan, saat ditanya mayoritas tidak ingin jadi petani. Namun, setelah sesi edukasi yang diberikan saudara Fahrizal, kini mereka menatap optimis masa depan mereka,” kata Fery.

Pendiri Yayasan Laksamana Niscala Danadyaksa, Bripka Sandi Praja mengapresiasi kegiatan yang dilakukan JBB-Gevona. Dia menyebut, kegiatan itu sangat bermanfaat lantaran bisa membangkitkan semangat bagi para pelajar untuk menjadi petani muda yang sukses serta menjadi pelajar yang taat kepada hukum

“Wawasan berpikir mereka terhadap pertanian jadi lebih terbuka. Kini mereka tidak menganggap pertanian hanya identik dengan petani tradisional, pakai caping, bawa cangkul. Selain itu, materi Jurnalistik dan Kesadaran Hukum, juga menambah pengetahuan mereka dan diharapkan bisa diaplikasikan di kehidupan sehari-hari,” tutupnya.

Kegiatan yang terdiri dari workshop dan fun activity ini melibatkan banyak pihak seperti Yayasan Dharma Bhakti Astra (YDBA), BFI Finance, PT Rekso Nasional Food (Mc Donald), PT Batara Surya Semesta dan Hotel Indonesia Group (HIG). Acara juga didukung oleh Akademi Desa, salah satu program dari Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi.(hab)

Tag:

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *