Kasus Covid-19 Menurun, Sandiaga Uno Minta Masyarakat tidak Euforia

- Editor

Selasa, 7 September 2021 - 03:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Usai melakukan rapat terbatas (ratas) bersama Presiden RI Joko Widodo (Jokowi), Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf) Sandiaga Salahuddin Uno menyampaikan, keadaan Covid-19 di Indonesia sudah mulai terkendali.

Sandiaga mengatakan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) sejauh ini telah menunjukkan hasil yang baik. Akan tetapi ia mengingatkan jangan sampai ada euforia.

“Bahwa situasi sekarang sudah baik terkendali, dan terus menurun namun jangan pernah kita euforia,” katanya saat Weekly Press Briefing secara virtual Senin, (6/9/21).

Presiden dan Menparekraf juga menyoroti kejadian macetnya Puncak Bogor, Jawa Barat. Kemudian Sandiaga sendiri merasakan kemacetan yang terjadi belakangan ini, setelah ia pulang melakukan kunjungan ke Desa Wisata, Kabupaten Sukabumi saat akan bertandang ke Jakarta.

Baca Juga:  Terobosan Tim Patriot Kementrans-UI: Siswa SD dan SMP Morotai Belajar Selamatkan Nyawa Dari Mobil Damkar

“Saya merasakan macet pulang dari Sukabumi. Berarti ini adalah menunjukkan intensitas mobilitas yang meningkat,” tuturnya.

Selain itu terkait dengan penggerebekan protokol kesehatan (Prokes) di Holywings, Kemang, Jakarta Selatan. Hal ini merupakan bagian dari contoh euforia yang dilakukan oleh masyarakat, tanpa menghiraukan prokes dan akan berakibat naiknya kasus Covid-19 kembali di Indonesia.

Kejadian tersebut membuat pemerintah, khusus Kemenparekraf melakukan sosialisasi. Kemudian pentingnya penggunaan QR Code dari aplikasi Peduli Lindungi.

“Kemarin sempat viral di Holywings. Tempat yang tidak menerapkan protokol kesehatan akan kita tindak tegas, dan diberikan sosialisasi terhadap penggunaan QR Code, karena hasil pantauan sementara menunjukkan bahwa QR tidak digunakan secara semestinya,” pungkasnya.(HDS)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Maraknya Hoaks dan Kebocoran Data, Dosen UNJ Kembangkan E-Modul “Etika Informasi” Untuk Perkuat Literasi Digital  
Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi
Tingkatkan Mutu Perpustakaan Sekolah, FIP UNJ dan Disarpusda Kota Bekasi Gelar PkM untuk Pengelola Perpustakaan SD dan SMP
Tim PKM UNJ Edukasi Siswa SDN Medalsari III Karawang Hadapi Cyberbullying
Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini
Kemendikdasmen Perkuat Pelatihan PMKKA Berbasis Mata Pelajaran, Tingkatkan Kompetensi Guru di Era AI
Bertemu Wamen PU, Penerima Beasiswa Garuda LPDP dengan 30 LoA Dunia Siapkan Ilmu untuk Pembangunan Indonesia
Warta Kota Awards 2026 Jadikan Inovasi Daerah Sebagai Laboratorium Nasional

Berita Terkait

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 16:17 WIB

Maraknya Hoaks dan Kebocoran Data, Dosen UNJ Kembangkan E-Modul “Etika Informasi” Untuk Perkuat Literasi Digital  

Sabtu, 8 Agustus 2026 - 15:19 WIB

Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi

Kamis, 6 Agustus 2026 - 12:43 WIB

Tingkatkan Mutu Perpustakaan Sekolah, FIP UNJ dan Disarpusda Kota Bekasi Gelar PkM untuk Pengelola Perpustakaan SD dan SMP

Senin, 3 Agustus 2026 - 15:51 WIB

Tim PKM UNJ Edukasi Siswa SDN Medalsari III Karawang Hadapi Cyberbullying

Jumat, 24 Juli 2026 - 01:00 WIB

Fahri Hamzah ke Azka: Belajarlah di Belanda, Tapi Perbaikilah Sistem di Sini

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB