ITPLN Gelar Tes Akding, 4.500 Peserta Incar Ikatan Kerja PLN

- Editor

Sabtu, 16 Mei 2026 - 16:14 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sebanyak 4.500 calon mahasiswa mengikuti seleksi program ikatan kerja PLN 2026 di ITPLN.

Sebanyak 4.500 calon mahasiswa mengikuti seleksi program ikatan kerja PLN 2026 di ITPLN.

JAKARTA, Mediakarya – Sebanyak 4.500 calon mahasiswa baru tahun akademik 2026 mengikuti tes akademik dan kemampuan bahasa Inggris (Akding) yang digelar Institut Teknologi PLN (ITPLN). Tes tersebut menjadi bagian dari rangkaian seleksi program ikatan kerja PLN Group yang membuka peluang karier bagi lulusan setelah menyelesaikan pendidikan.

Direktur Pemasaran dan Admisi ITPLN, Andi Dahroni, mengatakan tingginya jumlah peserta menunjukkan minat masyarakat terhadap program ikatan kerja PLN terus meningkat dari tahun ke tahun.

Menurutnya, program tersebut menjadi salah satu jalur favorit karena memberikan kesempatan pengembangan karier yang lebih jelas di lingkungan PLN Group.

“Program ikatan kerja ini bukan hanya memberikan pendidikan, tetapi juga membuka peluang karier yang jelas di PLN Group. Karena itu proses seleksinya dibuat ketat dan objektif,” ujar Andi dalam keterangannya, Rabu (13/5/2026).

Andi menjelaskan, tes Akding dilakukan untuk mengukur kemampuan dasar peserta, meliputi matematika, logika, analisis, serta kemampuan bahasa Inggris. Materi bahasa Inggris yang diujikan mencakup grammar dan reading comprehension guna memastikan kesiapan akademik calon mahasiswa.

“Akding menjadi tahap krusial setelah seleksi administrasi dan sebelum peserta menjalani psikotes maupun wawancara,” katanya.

Melalui tahapan tersebut, panitia akan menyeleksi calon mahasiswa yang dinilai memiliki kemampuan akademik dan kesiapan mental untuk mengikuti pendidikan berbasis ketenagalistrikan.

Baca Juga:  Menko PMK Minta Da’I Muhammadiyah Harus Jadi Agen Perdamaian

Selain peluang ikatan kerja, peserta yang lolos seleksi juga berkesempatan mengikuti program magang di PLN Group dan memperoleh sertifikasi kompetensi sesuai bidang studi. Fasilitas tersebut menjadi bagian dari komitmen ITPLN dalam mencetak sumber daya manusia unggul di sektor energi dan kelistrikan nasional.

Andi menambahkan, ITPLN terus memperkuat kualitas pendidikan melalui pengembangan sistem pembelajaran dan kemitraan industri. Salah satunya melalui penerapan metode SMART 4-4-2.

“Skema ini terdiri atas 40 persen teori oleh dosen, 40 persen pembelajaran berbasis problem solving bersama praktisi industri, dan 20 persen pengalaman lapangan seperti kunjungan industri dan praktik langsung,” jelasnya.

Menurut dia, model pembelajaran tersebut dirancang agar lulusan tidak hanya menguasai teori, tetapi juga siap menghadapi kebutuhan industri energi yang terus berkembang.

Tak hanya itu, seluruh mahasiswa ITPLN juga akan dibekali sertifikat kompetensi bertaraf nasional dan internasional guna menunjang kesiapan kerja setelah lulus.

Andi turut mengingatkan calon mahasiswa untuk memantau hasil tes Akding melalui kanal resmi kampus agar terhindar dari penipuan yang mengatasnamakan ITPLN.

“Kami ingin memastikan lulusan ITPLN tidak hanya siap kerja, tetapi juga mampu menjawab tantangan transisi energi di Indonesia. Bagi peserta yang belum lolos jalur ikatan kerja PLN, masih memiliki peluang melalui jalur reguler,” tandasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Terobosan Baru! FIA UI–BEI Bangun Ekosistem Investasi di Kampus
Dari Kampus ke Tapal Batas: Rachma Fitriati Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai Nominator DPD RI Award 2026, Senator Hasby Yusuf Apresiasi
Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan
Angkatan XII Dibuka, Aero Astra Akademia Perkuat Pendidikan Vokasi Siap Kerja
Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang
Maraknya Hoaks dan Kebocoran Data, Dosen UNJ Kembangkan E-Modul “Etika Informasi” Untuk Perkuat Literasi Digital  
Perkuat Literasi di Kepulauan Seribu, Tim Dosen UNJ Gandeng Karang Taruna Menjadi Agen Literasi
Tingkatkan Mutu Perpustakaan Sekolah, FIP UNJ dan Disarpusda Kota Bekasi Gelar PkM untuk Pengelola Perpustakaan SD dan SMP

Berita Terkait

Minggu, 20 September 2026 - 09:33 WIB

Terobosan Baru! FIA UI–BEI Bangun Ekosistem Investasi di Kampus

Sabtu, 12 September 2026 - 15:50 WIB

Dari Kampus ke Tapal Batas: Rachma Fitriati Inisiatori Lumbung Pangan 3T Morotai Nominator DPD RI Award 2026, Senator Hasby Yusuf Apresiasi

Kamis, 10 September 2026 - 16:52 WIB

Lima Wartawan Hilang Saat Liputan Erupsi Anak Krakatau, Forum Pimred Harap Pencarian Terus Dilakukan

Rabu, 9 September 2026 - 10:15 WIB

Angkatan XII Dibuka, Aero Astra Akademia Perkuat Pendidikan Vokasi Siap Kerja

Minggu, 6 September 2026 - 11:59 WIB

Lulusan Aero Astra Akademia Raih Penghargaan Usai Selamatkan Anak Tamu di Mercure Karawang

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Strukturalis di Nusantara Centre)

Headline

Negara Darurat Cognitif Reselience

Rabu, 7 Okt 2026 - 05:15 WIB