Kasus Covid Meningkat, BPPKB Dukung PPKM Darurat

- Editor

Selasa, 6 Juli 2021 - 00:28 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Ketua BPPKB Kabupaten Tangerang Jon Andalas

Wakil Ketua BPPKB Kabupaten Tangerang Jon Andalas

Tangerang, Mediakarya.id – Di tengah tingginya kasus Covid-19, pemerintah saat ini terus bekerja keras dalam rangka memutus mata rantai penyebaran virus Covid-19. Baik melalui program vaksinansi nasional maupun penerapan pemberlakuan pembatasan kegiatan masyarakat (PPKM) darurat.

Hal itu dilakukan guna mempercepat pemulihan ekonomi masyarakat akibat pandemi. Oleh karenanya, kerja keras pemerintah itu perlu adanya dukungan stake holder, sehingga pandemi itu segera berakhir.

Seperti dukungan Ormas Badan Pembinaan Potensi Keluarga Besar Banten (BPPKB) terhadap kebijakan pemerintah terkait PPKM darurat dalam rangka memutus mata rantai penyebaran Covid-19 yang telah berlangsung hampir memasuki tahun kedua ini.

Wakil Ketua BPPKB Kabupaten Tangerang Jon Andalas memastikan bahwa pihaknya mendukung penuh program pemerintah terkait kebijakan PPKM darurat tersebut.

Dikatakan Jon, BPPKB DPC Kabupaten Tangerang Banten siap mengawal kebijakan pemerintah dalam rangka menekan penyebaran Covid-19 dan pemulihan perekonomian nasional.

“Kami dari pengurus BPPKB DPC Kabupaten Tangerang Banten tentu mendukung aturan pemerintah terkait dengan penanganan dan penanggulangan penyebaran Covid-19,” kata Jon dalam deklarasi dukungan terkait program PPKM darurat, di kantor DPC BPPKB Tangerang, Senin (5/7/2021).

Baca Juga:  Kominfo RI Minta Masyarakat Hindari Perundungan Siber Lewat Etika Siber

Selain itu, kata Jon, BPPKB mendukung penuh program vaksinasi nasional dan penegakkan aturan ptotokol kesehatan di antaranya menjaga perilaku 5 M.

“Yakni memakai masker dengan baik dan benar, menjaga jarak dengan seseorang, mencuci tangan dengan air mengalir, menghindari kerumunan antar warga, dan membatasi mobilitas,” tegas Jon.

Guna menjaga terciptanya Kamtibmas yang kondusif, dan dalam memulihkan perekonomian nasional, kata Jon, BPPKB menolak segala bentuk aksi premanisme.

“BPPKB mengecam segala aksi premanisme. Oleh karena ya kami sangat mendukung program pembangunan PSN
sebagai penunjang akses dalam rangka peningkatan ekomomi masyarakat,” katanya.

Jon juga mengaku bangga atas eksistensi BPPKB yang telah melaksanakan amanat sesepuh dan para pendiri organisasi.

Terkait dengan eksistensi BPPKB, Jon juga tidak menampik soal adanya oknum anggota dan pengurus yang diduga melakukan aksi premanisme berupa pungli dan pemalakan terhadap masyarakat maupun korporasi, yang dapat menimbulkan gangguan Kamtibmas sehingga berdampak negatif pada organisasi BPPKB. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Dinasti di Balik Kursi Sekda, Pembina Korps Alumni KNPI Bekasi Sentil Pelantikan Adik Ipar Tri Adhianto
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Open Bidding atau Sandiwara? Adik Ipar Tri Adhianto Mulus Jadi Calon Sekda Kota Bekasi

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 18:43 WIB

Dua Kontingan Muaythai Kota Bekasi Lolos Final, Gasak Kabupaten Bekasi Dan Depok

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Berita Terbaru