Kemenag Luncurkan Laman Khusus untuk PPG Daljab 2025, Permudah Akses Informasi Guru Agama

- Penulis

Rabu, 5 Februari 2025 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kementerian Agama (Kemenag) meluncurkan laman khusus untuk Program Pendidikan Profesi Guru (PPG) Dalam Jabatan (Daljab) 2025 guna mempermudah akses informasi bagi guru madrasah dan guru pendidikan agama Islam, Kristen, Katolik, Hindu, Buddha, serta Khonghucu.

“Untuk mendukung kelancaran program ini, kami telah menyiapkan laman resmi di https://ppg.kemenag.go.id/. Kami mengajak para guru untuk mengaksesnya agar memahami skema pelaksanaan PPG Daljab 2025,” ujar Panitia Nasional PPG Dalam Jabatan 2025, Thobib Al-Asyhar, di Jakarta, Rabu (5/2/2025).

Laman ini berisi berbagai informasi penting terkait pelaksanaan PPG Daljab 2025, termasuk berita terkini, persyaratan peserta, tahapan program, serta sistem pendaftaran ulang dan pembelajaran berbasis Learning Management System (LMS).

Menurut Thobib, laman tersebut memiliki beberapa menu utama, seperti:

  • Ketentuan: Berisi informasi mengenai persyaratan, kriteria peserta, dan tahapan PPG Daljab, termasuk tautan untuk pendaftaran ulang.
  • Sistem Pembelajaran: Menjelaskan tahapan pembelajaran mulai dari pendalaman materi hingga Uji Kompetensi Mahasiswa PPG (UKMPPG).
  • FAQ: Menyediakan jawaban atas pertanyaan umum terkait PPG Daljab 2025.
Baca Juga:  Biaya Haji 2025 Turun, Jemaah Cukup Bayar Rp55,43 Juta

Thobib menambahkan bahwa proses pembelajaran melalui LMS untuk angkatan pertama akan dimulai pada Maret 2025, dan saat ini sistemnya masih dalam tahap finalisasi.

Kemenag menargetkan sekitar 600 ribu guru binaan yang belum mengikuti PPG Daljab untuk menyelesaikan program ini dalam dua tahun ke depan. Pada 2025, program ini dirancang untuk mencakup sekitar 260 ribu guru yang akan dibagi dalam lima angkatan.

“Untuk angkatan pertama, proses daftar ulang sudah berlangsung dari 1 hingga 7 Februari 2025, sementara pembelajaran melalui LMS akan dimulai pada Maret 2025,” pungkas Thobib. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan
DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Politisi PDIP Sebut Banyak Kades Tak Paham Soal Mekanisme KDMP
Berita ini 2 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:09 WIB

Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas

Selasa, 26 Mei 2026 - 12:07 WIB

realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh

Senin, 25 Mei 2026 - 23:24 WIB

Gaji Ke-13: Peristiwa yang Selalu Dirindukan

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Berita Terbaru

Kqpal tanker yang melintasi selat hormuz (Foto: Ist)

Internasional

Iran, Kunci dan Tumbal Dunia 

Selasa, 26 Mei 2026 - 11:48 WIB