Ketimbang Anies-Rano, Megawati Disarankan Usung Pramono-Pras

- Editor

Selasa, 27 Agustus 2024 - 15:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Kabar PDIP akan mengusung duet cagub Anies Baswedan dan wagub Rano Karno di Pilkada DKI Jakarta 2024 hingga hari ini masih gelap.

Malahan saat ini mencuat kabar Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri akan mengusung menteri sekretaris kabinet (Mensekab) Pramono Anung sebagai cagub DKI Jakarta.

Kader senior PDIP Imam Mahmudi mengungkapkan dari informasi yang diterimanya rencana PDIP mengusung Anies Baswedan menimbulkan penolakan di internal PDIP.

“Anies Baswedan banyak penolakan di internal partai. Tentunya ini menjadi perhatian serius ibu Ketum. Makanya kemarin duet Anies-Rano Karno batal diumumkan,” ujar Imam Mahmudi saat berbincang dengan wartawan, Selasa (27/8/2024).

Malahan lanjut kader yang akrab disapa Cak Imam ini pasca batal nya pengumuman Anies sebagai cagub yang akan diusung PDIP, sore harinya DPP menyebut nama mensekab Pramono Anung sebagai cagub DKI yang akan diusung.

Baca Juga:  KAI Siap Bekerja Sama Dengan Polri Soal Dugaan Terorisme Pegawai KAI

“PDIP lebih memprioritaskan kader internal yang sudah terbukti berjuang demi partai. Dan ini patut diapresiasi para kader khususnya di Jakarta,” ujarnya lagi.

Sebagai kader yang sudah 30 tahun malang melintang di PDIP DKI, Cak Imam menyarankan agar Ketum Megawati Soekarnoputri memprirotaskan kader internal dari DKI Jakarta.

“Dari berbagai aspirasi kader maupun pengurus mulai tingkat ranting hingga DPD, nama Mantan ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi dinilai layak mendampingi Pramono Anung,” bebernya.

Menurut Cak Imam, Prasetyo dinilai sebagai kader partai yang loyalitas dan komitmennya membangun partai tidak usah diragukan lagi.

“Saya haqqul yaqin, jika Ketun Megawati mengusung duet Pramono Anung-Prasetyo Edi Marsudi para kader banteng di DKI Jakarta akan all out memenangkannya,” pungkasnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!
Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha
Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Kelurahan Pulogebang Terima Apresiasi Rp100 Juta Rupiah, Bukti Keseriusan PAM JAYA Apresiasi Kontribusi Warga Jakarta
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Tanggapi Polemik Ijazah Gibran, Prof Uceng: Mahasiswa Hukum Jadi Tak Ada Gunanya Belajar

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 08:58 WIB

Mahfud MD Tegaskan Pasal Makar Mengintai Mantan Kapolri, Bisa Hukuman Mati!

Rabu, 4 November 2026 - 05:13 WIB

Tak Hanya Presiden: Listyo Sigit dan 2 Irjen Juga Sadap Tokoh Politik, Media, Ormas, Hingga Pengusaha

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

Penyadapan Prabowo Diduga Upaya Kudeta Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Selasa, 3 November 2026 - 17:29 WIB

Spekulasi di Balik Penangkapan Sejumlah Perwira Tinggi Polri: Dari Isu Penyadapan Ilegal, Beking Judol, Hingga Korupsi

Selasa, 3 November 2026 - 07:37 WIB

Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan

Berita Terbaru