Ketua BEM HMI Cabang Jakarta Raya ajak Mahasiswa Kritis Namun Konstruktif 

- Penulis

Selasa, 29 April 2025 - 20:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Ali Loilatu.

Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Ali Loilatu.

JAKARTA, Mediakarya – Dalam rangka memperingati Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) yang jatuh pada 2 Mei mendatang, Ketua Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) Jakarta Raya, Ali Loilatu, menyerukan ajakan kepada seluruh mahasiswa di Indonesia untuk mendukung misi “Asta Cita” yang diinisiasi Pemerintah demi kemajuan pendidikan nasional.

Pernyataan ini dilontarkannya menyikapi situasi sosial dan politik saat ini, yang ditandai dengan maraknya aksi unjuk rasa serta narasi negatif terhadap Pemerintah di media sosial.

“Kita sebagai mahasiswa memiliki peran penting dalam menjaga persatuan dan memajukan bangsa, khususnya melalui pendidikan. Jangan mudah terprovokasi oleh hoaks atau isu yang ingin memecah belah,” tegas Ali dalam wawancara, Senin (28/4).

Lebih lanjut, Ali mengajak mahasiswa untuk kritis namun tetap konstruktif. Ia menegaskan pentingnya mahasiswa menjadi agen perubahan yang mampu menyaring informasi dan menyuarakan aspirasi tanpa harus terjebak dalam konflik horizontal. Menjelang Hardiknas, Ali mengimbau mahasiswa untuk memperingati hari penting ini dengan kegiatan positif, intelektual, dan inspiratif.

Baca Juga:  Pilih Selamatkan RSUD dr. Chasbullah Abdulmadjid atau Pertahankan Politik Balas Jasa

“Kita bisa memperingati Hardiknas dengan diskusi publik, kampanye literasi, hingga aksi nyata di lingkungan sekitar. Saatnya mahasiswa bersinar bukan hanya karena aksi, tapi juga solusi,” tambahnya.

Ketua BEM HMI Jakarta Raya, Ali Loilatu, menyerukan dukungan terhadap misi besar Pemerintah dalam program “Asta Cita”, khususnya dalam sektor pendidikan. Dalam pernyataan terbarunya, Ali menekankan pentingnya kolaborasi antara mahasiswa dan Pemerintah demi masa depan pendidikan yang inklusif dan progresif.

Menurut Ali, banyaknya aksi demonstrasi dan narasi negatif yang berkembang harus dihadapi dengan cara yang cerdas dan bijak. Ia menekankan bahwa mahasiswa perlu menyaring informasi yang beredar di media sosial, dan tidak mudah terpancing oleh provokasi yang merugikan persatuan bangsa.

“Jangan sampai kita hanya jadi alat untuk konflik. Mahasiswa harus hadir sebagai solusi, bukan hanya kritik,” ucap Ali.

Menjelang Hari Pendidikan Nasional, ia mengajak semua mahasiswa untuk memberikan kontribusi positif. “Ayo kita maknai Hardiknas dengan kegiatan intelektual yang bisa memberikan dampak nyata.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

PLN Enjiniring Perkuat Transformasi, Susunan Direksi Baru Siap Dukung Target Net Zero Emissions
LPKAN Soroti Penanganan Kasus Blueray Cargo, Desak KPK Bongkar Mata Rantai Dugaan Suap
Kasus MBG Kembali Makan Korban, Jenderal Bintang Satu Polri Jadi Tersangka
PMPRI Minta Para Pemangku Kebijakan di Kota Bandung Jaga Stabilitas Politik
HUT Bhayangkara ke 80, IPW Beri Sejumlah Catatan Kritis Soal Kinerja Polri
Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi
Dittipideksus Bareskrim Polri Bongkar Perdagangan Sianida Ilegal
Uchok Sky Khadafi Kritik KPK soal Kasus Korupsi Blueray dan Bea Cukai, Desak Usut Seluruh Importir yang Terlibat
Berita ini 13 kali dibaca

Berita Terkait

Kamis, 2 Juli 2026 - 23:15 WIB

PLN Enjiniring Perkuat Transformasi, Susunan Direksi Baru Siap Dukung Target Net Zero Emissions

Kamis, 2 Juli 2026 - 18:34 WIB

LPKAN Soroti Penanganan Kasus Blueray Cargo, Desak KPK Bongkar Mata Rantai Dugaan Suap

Kamis, 2 Juli 2026 - 16:42 WIB

Kasus MBG Kembali Makan Korban, Jenderal Bintang Satu Polri Jadi Tersangka

Kamis, 2 Juli 2026 - 11:32 WIB

PMPRI Minta Para Pemangku Kebijakan di Kota Bandung Jaga Stabilitas Politik

Kamis, 2 Juli 2026 - 07:37 WIB

HUT Bhayangkara ke 80, IPW Beri Sejumlah Catatan Kritis Soal Kinerja Polri

Berita Terbaru