Ketum Sekber Wartawan Media Online Mengutuk Penganiyaan Wartawan di Bogor

- Penulis

Senin, 21 Februari 2022 - 23:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BOGOR, Mediakarya – Ketua Umum Sekretariat Bersama (Sekber) Wartawan Media Online, Bustanul Daham, mengutuk aksi pemukulan oleh oknum-oknum tak dikenal terhadap Asep (44) seorang Wartawan Media Online di halaman parkir Hotel M One Sukaraja Kabupaten Bogor, yang terjadi pada Sabtu (19/2) dinihari sekitar pukul 02.15 Wib.

“Apapun alasannya tindakan main hakim sendiri tidak dibenarkan. Kepada Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo harus turun tangan mengusutnya. Aksi preman jalanan seperti ini tidak dapat dibenarkan hidup di bumi Pancasila,” tegasnya, Senin (21/2/2022).

Di tempat terpisah, Kepala Bagian Advokasi dan Pembelaan Sekber Wartawan Media Online, Irawansyah, yang juga dikenal sebagai Ketua Lembaga Bantuan Hukum (LBH) Bogor mendesak Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin untuk segera menurunkan timnya menuntaskan kasus penganiayaan terhadap Wartawan Media Online tersebut, sebagaimana Laporan Polisi nomor : STPL/B/319/II/2022/JBR/RES BGR tanggal 20 Februari 2022.

“Jelas ini merupakan tindakan bar-bar yang tidak bisa dibiarkan, pihak kepolisian harus segera mengungkapnya, barang bukti seperti rekaman cctv perlu segera diselidiki, sebetulnya tidak ada kesulitan bagi Polisi untuk mengungkap siapa pelakunya, kami akan siap memberikan pendampingan,” ujarnya Senin siang (21/2).

Baca Juga:  Generasi Muda Diminta Ikut Berperan Aktif Tekan Angka Korupsi Yang Kian Masif

Pengurus Sekber Wartawan Media Online juga menyoroti perihal jam operasional tempat hiburan malam M One yang tentunya menyalahi Instruksi Bupati Bogor ditengah masa PPKM, sehingga perlu ditertibkan.

Sementara itu, Manager M One Hotel, Ronny sebagaimana dikutip dari radarbogor.id mengatakan, pihaknya tidak tahu kejadian sebenarnya.

“Gak tau jelas cerita, katanya dipukul orang di parkiran. Cuma gak tau siapanya. Saya dapat kabar sudah dibawa pak Pendi berobat. Sudah tanya ke Security yang bantu, gak kenal juga orangnya,” ujarnya saat dikonfirmasi via WhatssApp, Minggu (20/2/2022).

“Kejadiannya cepat, saya posisi lagi di loby kemudian terdengar ada yang teriak manggil saya, ternyata ada keributan itu,” kata Security M One, Jefri.

Sebagaimana ramai diberitakan, korban Asep dianiaya oleh sekelompok orang tidak dikenal saat memasuki mobilnya hendak pulang.

“Saya tiba-tiba dipukul belakang kepala sampai tersungkur dan ditendang dibagian muka”, katanya. (Dod)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sejumlah Lapas Alami Over Kapasitas, LPKAN Ungkap 3 Ancaman Berbahaya
Mengapa Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Bukan Solusi
KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC
Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas
Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi
HUT ke-47 Tahun, Bintaro Jaya Gelar 10K Run for Education Berhasil Kumpulkan Donasi Rp245 Juta
Ditpolairud Polda Metro Jaya Ungkap Ribuan Obat Keras Di Muara Baru
Diduga Korupsi Pengurusan Izin Tinggal WNA, Tindakan Silmy Karim Dinilai Ancam Kedaulatan Negara
Berita ini 12 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 11:08 WIB

Sejumlah Lapas Alami Over Kapasitas, LPKAN Ungkap 3 Ancaman Berbahaya

Selasa, 9 Juni 2026 - 08:13 WIB

Mengapa Kenaikan Harga Eceran Tertinggi Minyakita Bukan Solusi

Selasa, 9 Juni 2026 - 07:34 WIB

KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC

Senin, 8 Juni 2026 - 14:15 WIB

Resmi Jadi Bos Kebon Sirih, Suhud Langsung Tancap Gas

Senin, 8 Juni 2026 - 12:25 WIB

Pemkot Bekasi Akan Tindak Tegas ASN Nakal Yang Ganti Plat Dinas Dengan Plat Pribadi

Berita Terbaru

Gedung Merah Putih Komis Pemberantasan Korupsi (Foto: Istimewa)

Headline

KPK Dituding Tebang Pilih Tangani Perkara Dugaan Suap di DJBC

Selasa, 9 Jun 2026 - 07:34 WIB