KPU Diminta Bentuk Tim Identifikasi Serangan Siber Pada Pemilu 2024

- Penulis

Senin, 27 September 2021 - 22:27 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gedung KPU

Gedung KPU

JAKARTA, Mediakarya – Direktur Eksekutif Network for Democracy and Electoral Integrity (Netgrit) Ferry Kurnia Rizkiyansyah mendorong penyelenggara pemilu membentuk unit khusus guna mengkaji proses identifikasi ancaman serangan siber untuk persiapan pemilu 2024. Menurutnya, kebijakan dan mitigasi serangan siber untuk Pemilu 2024 menjadi penting.

“Yang lebih penting lagi penyelenggara pemilu bisa membentuk unit atau pejabat khusus mengenai manajemen risiko yang berfungsi untuk mengkaji proses identifikasi ancaman dan kerentanan, mengukur risiko serangan serta membuat dan menanggulangi insiden serangan siber,” katanya dalam diskusi ‘Belajar dari Pilkada Serentak 2020 dalam mempersiapkan Pemilu 2024’, Senin (27/9).

Baca Juga:  Perludem: Ada Tiga Dasar Hukum KPU Berwenang Tetapkan Hari Pencoblosan Pemilu

Selanjutnya, penyelenggara pemilu diminta mengoptimalkan gugus tugas keamanan siber dari tingkat pusat hingga daerah. “Lainnya adalah memasifkan penyadaran dan pelatihan kebersihan siber secara luas sampai petugas KPPS,” kata Ferry, dikutip dari merdeka.

Selain itu, membangun kesadaran petugas tentang kebersihan siber dan membangun sistem kemampuan siber berbasis governance risk and compliance. Serta membuat keamanan siber sesuai standar internasional.

“Mengembangkan kebijakan keamanan siber menjadi penting sekali yang meliputi juga incident response plan dan juga test and drills terhadap serangan dari segi sistem dan sumber daya manusia,” ucap Ferry.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Kecewa Kepada Ketua DPD, Ratusan Kader Golkar Jabar Bakal ‘Bedol Desa’ ke PSI
JBJL 2026 Jadi Panggung Lahirnya Talenta Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Kasus Blueray: Benang Merah Menembus Banyak Seragam
Kasus John Field: Jalur Cepat Berbayar, Dugaan Keterlibatan Sejumlah Instansi Mulai Terbuka
Lagu Ciptaan Bupati Purwakarta Dituding Lecehkan Perempuan
Dinilai Jadi Beban APBD, Inspektorat Kota Bekasi Diminta Audit Sejumlah BUMD Yang Terus Merugi
Korupsi MBG: Hukum Satu Ukuran Bagi Semua
Polemik Dugaan Diskriminasi Anggaran Media di Kota Bekasi, Begini Kata Pakar Komunikasi
Berita ini 28 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 4 Juli 2026 - 21:19 WIB

Kecewa Kepada Ketua DPD, Ratusan Kader Golkar Jabar Bakal ‘Bedol Desa’ ke PSI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:26 WIB

JBJL 2026 Jadi Panggung Lahirnya Talenta Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:54 WIB

Kasus Blueray: Benang Merah Menembus Banyak Seragam

Sabtu, 4 Juli 2026 - 16:47 WIB

Kasus John Field: Jalur Cepat Berbayar, Dugaan Keterlibatan Sejumlah Instansi Mulai Terbuka

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:02 WIB

Dinilai Jadi Beban APBD, Inspektorat Kota Bekasi Diminta Audit Sejumlah BUMD Yang Terus Merugi

Berita Terbaru

Sidang kasus Blueray Cargo di Pengadilan Tipikor Jakarta (Foto: dok.Mediakarya)

Headline

Kasus Blueray: Benang Merah Menembus Banyak Seragam

Sabtu, 4 Jul 2026 - 16:54 WIB