Lawan Balik di Sidang, Reza Gladys Bikin Nikita Mirzani dan Pengacara Terdiam

- Editor

Rabu, 30 Juli 2025 - 23:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, mediakarya – Setelah sekian lama memilih diam, dokter kecantikan sekaligus selebgram dr. Reza Gladys akhirnya angkat bicara lantang dalam sidang lanjutan kasus dugaan pengancaman dan Tindak Pidana Pencucian Uang (TPPU) dengan terdakwa Nikita Mirzani di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Kamis, 24 Juli 2025.

Dalam sidang tersebut, dr. Reza bukan hanya menjawab seluruh pertanyaan secara lugas dan tajam, namun juga membongkar fakta mengejutkan bahwa ada oknum rekan sejawat yang diketahui adalah dokter O yang justru diduga menyuruh dirinya menyumpal Nikita agar berhenti melakukan bully, bahkan lebih jauh oknum tersebut diduga memerintahkan NM untuk memeras dr. Reza. Dalam menceritakan kronologis sebagai saksi, dr. Reza juga menyebutkan keterlibatan dokter Samira atau lebih dikenal dokter detektif yang turut andil melakukan pemerasan kepada dr. Reza.

“Saya tidak takut. Saya hanya menunggu waktu yang tepat. Sekarang, semua saya sampaikan langsung di depan hukum, bukan di media sosial,” tegas dr. Reza dalam pernyataan tertulis, Minggu, 27 Juli 2025.

Selama ini, Reza dan suaminya, dr. Attaubah Mufid, memilih jalur tenang dan menghormati proses hukum. Namun, stigma dan opini negatif terus diarahkan kepadanya. “Kami diam bukan karena takut. Kami percaya pada proses hukum. Tapi hari ini saya buktikan sendiri, saya hadir, saya jawab, saya luruskan semua fitnah,” ucapnya.

Baca Juga:  HKPI Kukuhkan 102 Anggota XI Yang Baru

Yang paling memukul balik, produk yang selama ini dijadikan bahan serangan Nikita Mirzani, ternyata adalah bukan produk melainkan treatment yang sudah tidak dijual sejak awal 2024 dan telah memiliki izin BPOM serta Kementerian Kesehatan RI. Fakta ini membuat terdakwa dan kuasa hukumnya terdiam, tak mampu membantah isi kesaksian dr. Reza.

“Selama ini saya dicap menjual produk berbahaya. Faktanya, treatment tersebut legal, terdaftar, dan sudah dihentikan sejak sebelum kasus ini muncul. Tuduhan yang dibuat hanya untuk menggiring opini,” ungkapnya tegas.

dokter Reza juga menjawab tudingan bahwa ia takut hadir ke pengadilan. “Saya disebut pengecut. Nyatanya saya hadir, bukan untuk klarifikasi di Instagram, tapi bicara di tempat yang paling sah. Hari ini semua terbongkar.”

Kehadiran dr. Reza Gladys di sidang ini menjadi titik balik kuat dalam perkara tersebut. Di tengah badai opini dan tekanan sosial, ia memilih diam, menghindari sensasi, dan berbicara hanya saat waktunya benar-benar tepat.

“Saya lega. Ini bukan soal drama, ini soal kebenaran. Saya bicara bukan untuk sensasi, tapi untuk keadilan,” tutup dr. Reza. (adt)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Jadi Korban Intimidasi, Mujiono Dipaksa Akui Kesalahan
Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup
Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus
IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Dalang di Balik Terbunuhnya Bambang Setiawan
KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT
Dittipidter Bareskrim Polri Garda Terdepan Melawan Mafia Sumber Daya Alam
Tangani Kasus Dugaan Asusila Anggota Polairud, IPW Desak Propam Polri Profesional dan Proporsional
Mabes Polri Mutasi Perwira Polda Metro Jaya

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 03:25 WIB

Jadi Korban Intimidasi, Mujiono Dipaksa Akui Kesalahan

Sabtu, 5 September 2026 - 15:35 WIB

Kejahatan Perbankan Didorong Masuk RUU Perampasan Aset, Pengamat: Bukti 13 Jenis Pidana Belum Cukup

Sabtu, 5 September 2026 - 12:45 WIB

Polda Metro Jaya Didesak Usut Aktor Intelektual di Balik Kerusuhan 27 Agustus

Rabu, 2 September 2026 - 02:08 WIB

IPW Desak Polda Metro Jaya Ungkap Dalang di Balik Terbunuhnya Bambang Setiawan

Selasa, 1 September 2026 - 18:47 WIB

KPK Kembangkan Operasi Senyap, Pejabat Daerah Tunggu Giliran Terjaring OTT

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Hukum

Jadi Korban Intimidasi, Mujiono Dipaksa Akui Kesalahan

Senin, 7 Sep 2026 - 03:25 WIB