Universitas Bina Insani Bekasi Lakukan Penelitian Dan PKM MBKM 

- Editor

Rabu, 29 Desember 2021 - 11:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Sebagai bentuk kepeduliannya terhadap warga dalam hal peningkatan kemampuan diberbagai bidang serta meningkatkan perekonomian dimasa pandemi, Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi helat penelitian dan PKM ke sejumlah mitra.

Kegiatan yang merupakan bantuan pendanaan program penelitian kebijakan MBKM dan pengabdian kepada masyarakat berbasis hasil penelitian PTS-TA 2021, didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Kebudayaan Riset dan Teknologi, diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan warga terhadap produk yang dihasilkannya hingga proses pendistribusiannya.

Rektor Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi Dr. Indra Muis S. S, M. M mengatakan, pihaknya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya kepada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Kebudayaan Riset dan Teknologi yang telah mendanai kegiatan dosen serta mahasiswanya tersebut.

“Saya sangat berterima kasih terhadap hibah yang diberikan oleh Drektorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Kebudayaan Riset dan Teknologi yang diimplementasikan ke dalam Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) di Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi,” tutur Indra, Selasa (28/12/2021).

Sambung dia, melalui kegiatan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat tersebut, ada sejumlah poin utama yang diimplementasikan di lapangan terkait pelaksanaan MBKM tersebut.

Mulai dari penyusunan kurikulum MBKM, pertukaran mahasiswa berbasis teknologi informasi hingga kepada pertukaran mahasiswa yang sudah berjalan program tersebut sejak tahum 2020 yang lalu.

“Ada sejumlah poin utama yang kami implementasikan pada program MBKM ini,” jelasnya.

Terkait penelitian dan PKM yang didanai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset dan Teknologi Kementerian Kebudayaan Riset dan Teknologi di kampusnya, diyakini hal ini bisa mewujudkan visi Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi dimana menjadi universitas yang unggul dan terpercaya di tingkat nasional dengan reputasi global.

“Melalui MBKM ini, kami yakin hal ini bisa mengantarkan kepada misi kampus,” tegasnya.

Terkait penelitian dan PKM tersebut, dirinya menekankan pihaknya membagikan pengetahuan, baik aplikasi hingga pengetahuan diberbagai informasi serta pengimplementasiannya kepada para mitra kampus di lapangan.

Baca Juga:  Cicipi Kopiko, Elon Musk Kasih Dua Jempol

Ia berharap, melalui kegiatan ini bisa dan mampu menumbuhkan kesalehan sosial para mahasiswa Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi serta peka terhadap permasalahan sosial.

“Kami berharap para mahasiswa bisa memiliki kesalehan sosial dan peka terhadap permasalahan sosial, sehingga mampu menjadi problem solver,” harapnya.

Sementara itu, Kepala LPPM Bina Insani Bekasi Kristiana Widiawati, S.Pd, M.M menuturkan, kegiatan penelitian dan PKM ini bisa menjadi sebuah solusi bagi mereka yang memiliki atau memproduksi sebuah produk, baik mulai dari tatacara pemasarannya, merancang sistem informasi penjualan hingga kepada pendampingan market place dimana kegiatan ini juga melibatkan kelompok pemulung yangdilakukan oleh dosen dan mahasiswa Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi.

“Jadi, pada kegiatan ini kami juga memperkenalkan dan mengedukasi cara memanfaatkan e-commerce berbasis platform digital terhadap produk mereka yang akan dijual kepasaran,” ungkapnya.

Sementara itu, Nadam Dwi Subekti selaku Pendiri dan Pengelola Yayasan Tunas Mulia Bantargebang Kota Bekasi mengakui bahwa kegiatan yang dilakukan oleh para dosen serta mahasiswa Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi terhadap yayasannya, sangat bermanfaat sekali.

Ia mengakui, dengan adanya penelitian dan PKM tersebut selain bermanfaat, juga bisa membawa kemajuan bagi anak didik di Yayasan Tunas Mulia serta para kelompok pemulung di lokasi.

“Sangat-sangat bermanfaat sekali, khususnya bagi kemajuan anak didik di Yayasan Tunas Mulia,” paparnya.

Dengan adanya pengajaran, praktek dan sebagainya, sangatlah membantu seluruh penggiat di Yayasan Tunas Mulia, terutama dalam mengimplementasikan ilmu-ilmu yang telah didapatkan.

“Apa yang dilakukan oleh para dosen dan mahasiswa Universitas Bina Insani (BiU) Bekasi bukan hanya menyalurkan dan menambah pengetahuan bagi anak didik di yayasan saja, tetapi juga menambah pengetahuan kepada para kelompok pemulung hingga seluruh pengurus yayasan,” tandasnya. (apl)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit
Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar
Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot
Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP
Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar
Dihadapan Haji Ghoni Cs, Gubernur Pramono Berpesan Perkuat Peran Budaya Betawi Menuju Jakarta Kota Global
Pembangunan TOD, AHY; Saya Titip Kepada Pemkot Bekasi Agar Sesuai Peruntukannya
Kebakaran Lahap Sebuah Rumah Di Bekasi, Seorang Lansia Tewas

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 10:52 WIB

Petugas Sensus Ekonomi di Kota Bekasi Terbentur di Kawasan Elit

Senin, 27 Juli 2026 - 10:42 WIB

Buka Peluang Kerja Gen Z, Korps Alumni KNPI Jakarta Timur Desak Pemprov Gandeng Duta Besar

Minggu, 26 Juli 2026 - 09:34 WIB

Pengelolaan Gedung Balai Rakyat Tak Dapat Kejelasan, Warga Desak Lurah Kayuringin dan Kepala BPKAD Segera Dicopot

Sabtu, 25 Juli 2026 - 13:48 WIB

Pemkot Bekasi Serahkan Pengelolaan Pasar Baru Bekasi Kepada PTMP

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:22 WIB

Tantangan Pengembangan TOD, Butuh Biaya Besar

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB