Namanya Dicatut Buat Melamar Kerja Anaknya, Sekretaris Senior Presiden Ini Mundur

- Penulis

Senin, 27 Desember 2021 - 05:42 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi

Ilustrasi

JAKARTA, Mediakarya – Kerap menjual nama besar orang tua dan bangga dengan posisi jabatan yang diemban oleh keluarganya sehingga bisa melakukan apa saja demi mendapatkan keuntungan pribadi, itulah mental sebagian keluarga pejabat Indonesia.

Namun demikian tidak terjadi di negeri ginseng, Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Kim Jin-kook, jadi perbincangan media mancanegara lantaran memutuskan mundur dari jabatannya.

Uniknya, ia kehilangan jabatan berkat ulah anak kandungnya sendiri dengan mencatut nama sang ayah saat melamar kerja ke perusahaan.

Kim Jin-kook sempat menjadi bulan-bulanan media Korea Selatan lantaran putranya memanfaatkan jabatan sang ayah untuk mendapatkan pekerjaan.

Hal itupun membuat dirinya malu hingga didesak mundur.

Dikabarkan, putra Kim Jin-kook yang berusia 31 tahun kepergok mencantumkan nama besar ayahnya yang bekerja sebagai Sekretaris Senior Presiden Korea Selatan, Moon Jae-in.

Baca Juga:  Dugaan Korupsi Kuota Haji, KPK Didesak Segera Tersangkakan Adik Ketum PBNU

Sang putra disebut menulis nama ayahnya di CV miliknya untuk mempermudah dirinya mendapat pekerjaan di berbagai perusahaan.

MBC merupakan media lokal setempat yang pertama kali membeberkan aksi anak Kim Jin-kook itu.

CV miliknya itupun dilaporkan tersebar dengan mencantum nama ayahnya yang sangat dekat dengan Presiden Korea Selatan saat melamar ke 5 perusahaan besar di Negeri Ginseng tersebut.

Hal itupun menuai polemik lantaran putranya dianggap telah menyalahi aturan dengan memanfaatkan jabatan Kim Jin-kook.

Apalagi, mencantumkan nama seorang ayah untuk mempermudah mendapatkan pekerjaan dianggap sangat tidak pantas.

Melansir Koreajoongangdaily, dari CV tersebut dikabarkan putra Kim Jin-kook mengumbar nama ayahnya.**

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah
WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik
Sambut HUT DKI Jakarta ke-499, PLN UID Jakarta Raya Luncurkan Promo Tambah Daya Diskon 50 Persen
Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 
Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan
Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal
Bea Cukai Ungkap Jutaan Batang Rokok Ilegal, Total Kerugian Negara Rp8,66 Miliar
Anggaran MBG Ratusan Triliun Disorot, Adi Suparto Minta Audit Menyeluruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 14:38 WIB

Harga Pertamax Naik 32 Persen, Ketua BPKN RI: Konsumen Berhak Mendapat Transparansi Pemerintah

Rabu, 10 Juni 2026 - 12:42 WIB

WTP Kota Bekasi Dipertanyakan Publik, Ini Penjelasan Pakar Komunikasi Politik

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:29 WIB

Polri Geledah Kantor WIKA, Usut Dugaan Korupsi Proyek Modernisasi Pabrik Gula Asembagus 

Selasa, 9 Juni 2026 - 19:27 WIB

Penyidik Dalami Kerja Sama Publikasi di Kementan, Beberapa Pegawai Jalani Pemeriksaan

Selasa, 9 Juni 2026 - 18:59 WIB

Polri Libatkan Eksternal Dalam Assessment Jenderal

Berita Terbaru