PAM JAYA Tutup Pit Galian Jatiwaringin-Hek Kramat Jati : Arus Lalu lintas Berangsur Normal

- Editor

Kamis, 28 Agustus 2025 - 21:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – PAM JAYA terus berkomitmen untuk menyelesaikan pekerjaan proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir secepatnya demi menghadirkan layanan air minum perpipaan bagi warga Jakarta.

Saat ini, beberapa titik pit galian di ruas jalan Jatiwaringin – Hek Kramat Jati telah ditutup dan dipadatkan kembali. Sejumlah lokasi tersebut kini dalam tahap pemantauan kondisi tanah, untuk memastikan area benar-benar aman sebelum nantinya dirapikan seperti semula.

Adapun titik-titik yang sudah ditutup dan dipadatkan yaitu depan Dimsum Bole Kaka Jatiwaringin, depan Masjid Nurul Ikhsan (putaran Mall Pondok Gede), depan Kantor Satuan Konstruksi TNI AU, depan Monumen Lubang Buaya, depan Kantor Pegadaian (belokan menanjak), depan akses masuk Halim Dirgantara dan lampu merah Hek Kramat Jati.

Dengan penutupan dan pemadatan kembali, kondisi lalu lintas di sekitar beberapa lokasi galian tersebut kini berangsur kondusif dan tidak lagi menimbulkan kemacetan.

Baca Juga:  Pastikan Ketersediaan Air Bersih yang Berkualitas, PAM JAYA Genjot Program Prioritas

“Kami memahami bahwa pekerjaan g alian menimbulkan ketidaknyamanan bagi masyarakat, khususnya pengguna jalan. Karena itu, kami berupaya menyelesaikan pekerjaan dengan cepat, tetap menjaga kualitas pekerjaan, serta memastikan kondisi lalu lintas kembali kondusif. Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan layanan air minum perpipaan yang lebih baik bagi seluruh warga Jakarta,” ujar Direktur Utama PAM JAYA Arief Nasrudin melalui keterangannya di Jakarta, Kamis (28/8/2025).

Adapun pihak PAM JAYA berterima kasih atas kesabaran dan dukungan masyarakat selama proses pekerjaan berlangsung.

“Kami akan terus berupaya maksimal agar seluruh pekerjaan dapat terselesaikan dengan baik, aman serta memberikan manfaat besar bagi warga Jakarta,” pungkas Arief. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
IDSurvey Perkuat Daya Saing Industri Nasional Lewat Pengujian dan Sertifikasi Mutu
Ketum Hebitren Siap Bersinergi dengan Pemerintah Bangun Kemandirian Ekonomi Umat
Soroti Kasus Marbol 3,6 Juta Batang, Pakar Minta Dirjen Bea Cukai Jakarta Atensi Madura
Ketua PII Riau: Insinyur Bukan Sekadar Bangun Beton, Tapi Juga Bangun Peradaban Bangsa
Pelajaran dari Afrika, Haidar Alwi: Kekayaan Alam RI Jangan Hanya Jadi Bancakan Oligarki
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 11:08 WIB

Ketum Hebitren Siap Bersinergi dengan Pemerintah Bangun Kemandirian Ekonomi Umat

Kamis, 29 Oktober 2026 - 07:30 WIB

Soroti Kasus Marbol 3,6 Juta Batang, Pakar Minta Dirjen Bea Cukai Jakarta Atensi Madura

Rabu, 28 Oktober 2026 - 19:32 WIB

Ketua PII Riau: Insinyur Bukan Sekadar Bangun Beton, Tapi Juga Bangun Peradaban Bangsa

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:48 WIB

Pelajaran dari Afrika, Haidar Alwi: Kekayaan Alam RI Jangan Hanya Jadi Bancakan Oligarki

Berita Terbaru