JAKARTA, Mediakarya – Direktur Lingkar Madani Indonesia (Lima Indonesia) Ray Rangkuti mengaku tidak sepakat dengan aksi Komandan Korem 061/Surya Kencana Brigjen TNI Achmad Fauzi yang mendatangi pondok pesantren Habib Bahar bin Smith.
Oleh karena itu, Ray Rangkuti mendesak agar Jenderal Andika Perkasa untuk mengambil tindakan tegas terhadap Danrem Surya Kencana yang mendatangi markas Ponpes milik Habib Bahar tersebut.
Menurutnya, Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa harus turun tangan menegur salah satu bawahannya tersebut karena bekerja tidak sesuai tupoksi.
“Tidak boleh membiarkan hal ini terjadi. TNI yang mengurusi kemananan secara terus menerus bisa mengurangi pencapaian sikap professional TNI,” ujarnya, Selasa (4/2).
Padahal, menurutnya, profesionalitas TNI telah dibangun puluhan tahun dengan sudah payah di era reformasi ini. Hal tersebut juga bukan merupakan pencapaian yang instan.
“Panglima TNI harus kembali menegakan bahwa tugas utama dan terutama TNI adalah pertahanan, bukan keamanan,” tuturnya.
Dikutip dari Gen-Pi, dirinya juga menilai bahwa memanan merupakan tugas dan kewenangan kepolisian.
Oleh sebab itu, menurutnya, masyarakat sangat dirugikan apabila TNI tidak bekerja sesuai tupoksinya.**










