Home / DKI

Pasangan RIDO Lanjutkan Program Kartu Jakarta Lansia

- Editor

Kamis, 10 Oktober 2024 - 12:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Media Karya – Calon Gubernur (Cagub) Jakarta nomor urut 1, Ridwan Kamil (RK) atau Bang Emil meninjau kegiatan pemeriksaan kesehatan gratis yang diselenggarakan Kesehatan Indonesia Raya (Kesira) di Jalan Tosiga, Kebon Jeruk, Jakarta Barat, pada Kamis (10/10). 

Dalam kesempatan itu, Ridwan Kamil berjanji akan membuat program yang dilaksanakan secara rutin tiap bulannya. Program yang diluncurkan untuk kemaslahatan warga Jakarta. 

“Ada pengobatan gratis dirutinkan, ada pasar murah tadi ibu-ibu curhat kita rutinkan, sebulan sekali di kelurahan atau kecamatan, ada curhatan dari lansia. Jadi ada tiga program ya, pertama ada dokter keliling buat lansia yang gak bisa mobilitasnya bergerak dokternya yang datang,” ucapnya. 

Di sisi lain, pasangan Ridwan Kamil-Suswono (RIDO) akan menghadirkan program sekolah sahabat lansia. Nantinya setiap siswa/siswi wajib mengurusi 1 orang lansia. 

“Ada anak sekolah sahabat lansia, tugas sekolah nanti. Tiap 10 anak sekolah wajib punya 1 sahabat lansia, nanti mereka datang bawa makanan, bikin konten yang bahagia, anaknya jadi punya empati, si lansianya gak kesepian lagi,” tuturnya. 

Baca Juga:  Rani Mauliani: Bantuan Makan Gratis Relawan Bang RK Murni untuk Mencari Keberkahan

Pasangan RIDO juga akan melanjutkan kebijakan Kartu Lansia Jakarta guna memberikan dukungan finansial kepada lansia di ibu kota yang membutuhkan.

“Kemudian kartu lansia untuk segala urusan gratis di Jakarta juga tentu nanti akan disiapkan dan dilanjutkan program-program yang sudah baik,” urainya.

Lebih lanjut, kata RK, ia juga sudah bersosialisasi perihal Kredit Masyarakat Ekonomi Sejahtera (Kredit Mesra) untuk pada kaum Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM).

“Kemudian tadi UMKM tadi saya jelaskan kan urusan tentang kredit mesra itu memang target marketnya mereka ya dari Rp 5 sampai hampir Rp 10 juta dengan namanya kredit kelompok tadi,” tuturnya. 

“Kemudian curhatan lagi tadi tentang Posyandu lain-lain yang Rp 200 juta per RW nanti hal-hal yang kurang dari rutinitas bisa disisihkan ke sana,” lanjutnya. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru