Home / DKI

Pembangunan Infrastruktur di Kepulauan Seribu Harus Jadi Prioritas

- Editor

Rabu, 7 Juni 2023 - 17:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Media Karya – Potensi wisata dan kondisi di Kepulauan Seribu menjadi salah satu hal yang banyak disorot fraksi-fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI.

Anggota DPRD DKI Neneng Hasanah memberikan masukan tentang peningkatan infrasruktur di Kepulauan Seribu, baik dalam bentuk pelabuhan atau dermaga, jalan, tempat pembuangan sampah, maupun listrik.

“Ini dirasa penting untuk menunjang Kepulauan Seribu agar bisa dikembangkan menjadi destinasi wisata berkelas internasional,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (7/5/2023).

Kata politisi partai Demokrat ini pembangunan di Kepulauan Seribu belum dilaksanakan secara maksimal.

“Potensi pariwisata, perikanan, dan transportasi antar pulau hingga ke daratan perlu ditingkatkan,” bebernya.

Nenurut anggota komisi D ini setidaknya ada beberapa hal yang perlu ditingkatkan di Kepulauan Seribu. Antara lain dermaga, alat transportasi, dan infrastruktur pendukung lain.

“Pulau Seribu sebagai gerbang masuk ke DKI Jakarta perlu ditata dan dimaksimalkan potensinya dengan memberikan alokasi anggaran yang lebih maksimal lagi,” ungkapnya.

Sekretaris komisi D DPRD DKI Syarif menilai penanganan sampah di Kabupaten Kepulauan Seribu harus difokuskan pada penanganan ditingkat hulu yakni dengan memperbanyak bank sampah atau Tempat Pembuangan Sampah (TPS) 3R (reduce, reuse, recycle) di sejumlah pulau permukiman.

“Dengan makin banyaknya lokasi TPS maka meminimalisir pengiriman sampah ke TPA Bantar Gebang,” ujarnya saat dihubungi wartawan, Rabu (7/5/2023).

Menurut politisi Gerindra, pembangunan TPS 3R di pulau permukiman untuk mengatasi masalah sampah di kabupaten tersebut.

Baca Juga:  Satukan Semangat Literasi, Dispusip Gelar Festival Literasi Jakarta 2024

“Keberadaan TPS 3R bakal sangat bermanfaat untuk mengelola sampah di pulau. Dengan keberadaan TPS 3R ini pengolahan sampah cukup di pulau saja tidak perlu dibawa ke Bantar Gebang. Karena dalam sehari sampah di Kepulauan Seribu bisa mencapai 20-22 ton jika musim angin barat datang bersama sampah kiriman,” bebernya.

Sementara itu, pengamat masalah perkotaan Amir Hamzah meminta Dinas Lingkungan Hidup (LH) DKI Jakarta untuk mengatasi persoalan sampah yang terjadi di Kepulauan Seribu. Banyaknya sampah-sampah tersebut berasal dari laut maupun dari aktivitas masyarakat.

“Sejauh ini sampah-sampah tersebut hanya ditaruh di pinggir-pinggir jalan lahan orang lain sehingga mengganggu aktivitas warga masyarakat,” ujarnya kepada wartawan, Rabu (7/5/2023).

Kata Amir minimnya lahan untuk pembuangan sampah masih menjadi salah satu permasalahan yang yang harus segera diatasi Dinas LH Jakarta.

“Permasalahan di pulau seribu saat ini adalah lahan pembuangan sampah sampai hingga saat ini suku dinas lingkungan hidup kepulauan seribu masih terus berhadapan dengan permasalahan ini,” terangnya.

Amiri juga meminta Dinas LH DKI Jakarta untuk mengevaluasi anggaran untuk Kepulauan Seribu dalam Rencana Kerja Pemerintah Daerah 2023.

“Saya melihat anggaran Kepulauan Seribu ini terjun bebas sehingga tidak ada pembangunan lagi sedangkan untuk membangun dermaga sampah dan lahan pembuangan sampah tahun 2023 harus dilakukan,” pungkasnya.(dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026
Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar
Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah
Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Danramil Taman Sari Datangi SMAN 17 Jakarta, Siswa Diimbau Hindari Tawuran dan Bullying
Gencarkan Pengelolaan Sampah Terpadu, Sudin LH Kepulauan Seribu Bakal Sulap Pulau Pramuka Jadi Pulau Bebas Sampah Pertama di Indonesia

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 13:31 WIB

Dukung Penerimaan Negara Melalui Pemenuhan Kewajiban Perpajakan Perusahaan, PAM Jaya Raih Penghargaan di Tax Gathering 2026

Senin, 2 November 2026 - 17:15 WIB

Setelah 25 Tahun Dikelola Swasta, PAM Jaya Kini Sumbang Dividen Rp 257 Miliar

Sabtu, 31 Oktober 2026 - 18:49 WIB

Cakupan Air Perpipaan Tembus 83 Persen, Jakarta Mulai Kendalikan Penurunan Tanah

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru