Pemerintah Indonesia Diminta Waspada Wabah Pneumonia

- Editor

Jumat, 1 Desember 2023 - 08:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wibisoni, Dewan Pembina LPKAN,  dan Pengamat Militer,

Wibisoni, Dewan Pembina LPKAN, dan Pengamat Militer,

JAKARTA, HiNews – Kasus pneumonia di China dinilai bukan lagi persoalan yang misterius. Sebab, pemerintah negara tirai bambu itu telah melaporkan secara resmi bahwa kasus ini bukan karena patogen baru.

“Kalau dilihat, kasus pneumonia (di China) saat ini sudah tidak misterius lagi, karena pemerintah China sudah melaporkan secara resmi bahwa ini bukanlah disebabkan karena patogen baru. Bukan kuman baru, bakteri baru, atau virus baru,” ujar Wibisono, founder Biotech, saat memberi keterangan terhadap sejumlah awak media di Jakarta

[contact-form][contact-field label=”Nama” type=”name” required=”true” /][contact-field label=”Surel” type=”email” required=”true” /][contact-field label=”Situs web” type=”url” /][contact-field label=”Pesan” type=”textarea” /][/contact-form]

, Kamis (30/11/2023).

Lebih lanjut, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) tidak menyatakan bahwa kasus pneumonia ini digolongkan dalam kasus darurat. Namun demikian tetap perlu diwaspadai.

“Jadi, WHO sendiri belum menerapkan ini sebagai sesuatu yang harus dinyatakan sebagai kedaruratan, tapi kalau bicara diwaspadai ya tentu perlu diwaspadai. Karena ini bicara bagaimana sistem kesehatan suatu negara, bisa enggak merespons lonjakan kasus yang banyak,” ujar Pembina Lembaga Pengawas Kinerja Aparatur Negara (LPKAN) ini.

Pihaknya meminta pemerintah untuk mewaspadai. Kementerian Kesehatan diminta bukan hanya memenuhi layanan kesehatan, namun juga harus dapat mendeteksi secara dini, dan dimitigasi sehingga (pneumonia) tidak menjadi beban di layanan kesehatan.

“Saya berharap situasi di Cina bisa diwaspadai oleh pemerintah Indonesia. Jangan sampai kita meremehkan penyakit ini, antisipasi terhadap warga Cina yang masuk ke Indonesia selayaknya dibatasi, dan kontrol ketat di semua bandara yang manjadi pintu masuk di tanah air, untuk masyarakat jangan panik, kita harus tetap menjaga imunitas dan rutin minum vitamin, jangan sampai pandemi terulang kembali,” pungkasnya.

Baca Juga:  Bawaslu RI Sebut Rahmat Bagja Dipindah ke RS Jantung Harapan Kita

Seperti diketahui, wabah pneumonia misterius yang menyerang anak-anak kini tak hanya meledak di China, tetapi juga mulai terdeteksi di Eropa, khususnya Belanda. Negara kincir angin ini telah melaporkan peningkatan kasus pneumonia di kalangan anak-anak secara signifikan.

Sebelumnya, banyak wilayah di China terkena dampak lonjakan penyakit pernapasan yang mengejutkan ini, yang terutama menyerang anak-anak. Provinsi-provinsi di bagian utara China telah mengalami lonjakan penyakit mirip flu selama lima minggu berturut-turut sejak pertengahan Oktober.

Penyebaran virus corona yang cepat pada tahun 2020 telah mendorong pembatasan kesehatan masyarakat yang ketat dan tindakan karantina. Kini, kemunculan wabah pneumonia ini membuat sejumlah negara merasa gelisah.

Adapun penyakit ini telah membebani sistem rumah sakit China. Para pejabat China sejak itu mengumumkan bahwa mereka yakin peningkatan tersebut merupakan kombinasi dari penyakit umum seperti flu dan virus pernapasan, yang menyebar dengan mudah setelah China baru-baru ini melonggarkan pembatasan Covid-19. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia
Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!
DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi
Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud
Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri
Dinilai Politisi Prematur, Surat Diskresi Ranny Fahd Arafiq Maju Ketua Golkar Kota Bekasi Dipertanyakan
Pasca Suami Dicokok KPK, Posisi Ranny Fahd Arafiq di Panggung Politik Melemah
Prabowo Tancap Gas Percepat Pendidikan Gratis Dari Sekolah Dasar Sampai Perguruan Tinggi

Berita Terkait

Jumat, 25 September 2026 - 20:21 WIB

Pangdam Jaya/Jayakarta Bersama Insan Media, Jaga Jakarta, Jaga Indonesia

Jumat, 25 September 2026 - 11:20 WIB

Heboh Apartemen Mewah di Dalam Lapas Cibinong, LPKAN: Ini Bisnis Oknum Petugas!

Jumat, 25 September 2026 - 07:25 WIB

DPP Golkar Dinilai Kebobolan, Jabatan Strategis Diisi Mantan Residivis Korupsi

Jumat, 25 September 2026 - 06:39 WIB

Denny Indrayana Ungkap Bawaslu Dihalangi Akses Dokumen Gibran, Hanya Bermodal Surat Keterangan Kemendikbud

Jumat, 25 September 2026 - 00:10 WIB

Persoalan Tanah Sejak 2017, G Nyoman Tio Rae Tempuh Jalur Hukum ke Mabes Polri

Berita Terbaru

Daerah

Dana Revitalisasi SMAN 2 Mazo Cair Rp600 Juta Jadi Sorotan

Jumat, 25 Sep 2026 - 10:07 WIB