Pemilihan Sekda DKI: Pengamat Ingatkan Pentingnya Integritas dan Rekam Jejak Bersih

- Penulis

Selasa, 18 November 2025 - 15:57 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sigit Wijatmoko salah satu calon Sekda DKI Jakarta

Sigit Wijatmoko salah satu calon Sekda DKI Jakarta

JAKARTA, Mediakarya — Pemerhati kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyah, mengingatkan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian untuk cermat dalam menentukan Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta yang baru. Ia menegaskan bahwa proses seleksi harus menempatkan integritas dan rekam jejak bebas masalah hukum sebagai prioritas utama.

“Sekda adalah lokomotif birokrasi daerah dan posisi eselon I tertinggi dalam karier ASN. Karena itu, figur terpilih harus benar-benar bersih, kompeten, dan memiliki komitmen kuat terhadap pelayanan publik,” ujar Trubus di Jakarta, Selasa (18/11/2025).

Ia menilai, proses seleksi jabatan tinggi di level daerah sering dikaitkan dengan potensi penyalahgunaan kewenangan maupun praktik transaksional. Trubus berharap aparat penegak hukum lebih proaktif mengantisipasi potensi pelanggaran dalam proses penentuan pejabat strategis di pemerintahan daerah.

Seleksi calon Sekda DKI dilakukan menjelang masa purnabakti Sekda saat ini, Marullah Matali, pada 27 November 2025. Tiga nama kandidat telah diusulkan ke Kementerian Dalam Negeri, yakni:

  1. Sigit Wijatmoko – Asisten Pemerintahan Sekda DKI Jakarta
  2. Saefuloh Hidayat – Kepala BP Perumda DKI
  3. Uus Kuswanto – Wali Kota Jakarta Barat

Kabarnya, ketiganya telah melalui uji kompetensi dan wawasan kebangsaan (fit and proper test). Namun, Trubus menyebut terdapat dinamika terkait perbedaan hasil penilaian yang beredar di publik.

Rekam Jejak Kandidat

1. Uus Kuswanto

Baca Juga:  Penggalangan Dana Kemanusiaan PMI Kota Bekasi Capai 2,3 Miliar Lebih

Menjabat Wali Kota Jakarta Barat, Uus juga pernah menjadi Penjabat Sekda DKI (2022–2023). Ia disebut pernah dimintai keterangan oleh Kejati DKI Jakarta sebagai saksi dalam penyidikan dugaan korupsi kegiatan fiktif di Dinas Kebudayaan DKI pada Januari 2025. Kasus tersebut kini telah menetapkan tiga tersangka. Proses hukum itu dinilai publik perlu menjadi pertimbangan dalam seleksi pejabat tinggi.

2. Saefuloh Hidayat

Saat ini memimpin BP Perumda DKI. Sebelumnya menjabat Kepala Dinas Perpustakaan dan Arsip dan Inspektur Provinsi DKI Jakarta. Sejumlah kalangan menilai kinerja pengawasan internal di era kepemimpinannya masih menyisakan PR dalam penanganan laporan masyarakat terkait dugaan pelanggaran aparatur.

3. Sigit Wijatmoko

ASN karier yang meniti dari tingkat kecamatan hingga dipercaya beberapa Gubernur DKI menempati jabatan strategis, termasuk Wakil dan Plt Kepala Dinas Perhubungan, serta Wali Kota Jakarta Utara. Sigit pernah mengikuti seleksi Sekda pada 2020 dan menjadi salah satu kandidat terkuat.

Trubus menegaskan, pemilihan Sekda DKI harus menjadi momentum memperkuat tata kelola birokrasi.

“Figur Sekda menentukan arah kebijakan daerah, karena seluruh roda pemerintahan terkoordinasi melalui posisinya. Pemerintah harus memastikan keputusan ini bersih dari konflik kepentingan,” tegasnya.

Ia mendorong seluruh proses seleksi dilakukan transparan demi menghindari dugaan praktik jual beli jabatan yang dapat merugikan masyarakat dan melemahkan birokrasi DKI Jakarta. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mangkrak, Pembangunan Zona Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu Dituding hanya Gugurkan Sanksi Administrasi dari KLH
Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah Digelar di Jakarta, Kemendukbangga Soroti Fenomena Fatherless
IAW Dorong Penyidik Periksa Sejumlah Pihak yang Terlibat Skandal Korupsi Perseroda Migas Kota Bekasi
NCW DPD Bekasi Raya Tanggapi Beredarnya Opini Negatif Terkait SPMB SMAN di Kota Bekasi
Anggota DPRD Kabupaten Bogor Diduga Rangkap Jabatan di Kampus IAIB
Analis Pendidikan: Jargon SPMB Kota Bekasi Objektif, Transparan, dan Akuntabel Hanya Pepesan Kosong
Kodam Jaya Gelar Senyum Jayakarta ke-2, Anak Yatim Diajak Kunjungi PT Indofood dan AEON Mall
Di Atas Segala Sesuatu: Supremasi Hukum sebagai Jalan Satu‑satunya
Berita ini 9 kali dibaca

Berita Terkait

Selasa, 14 Juli 2026 - 12:07 WIB

Mangkrak, Pembangunan Zona Sanitary Landfill di TPA Sumurbatu Dituding hanya Gugurkan Sanksi Administrasi dari KLH

Selasa, 14 Juli 2026 - 11:29 WIB

Gerakan Ayah Mengantar Anak Sekolah Digelar di Jakarta, Kemendukbangga Soroti Fenomena Fatherless

Selasa, 14 Juli 2026 - 09:03 WIB

IAW Dorong Penyidik Periksa Sejumlah Pihak yang Terlibat Skandal Korupsi Perseroda Migas Kota Bekasi

Selasa, 14 Juli 2026 - 06:43 WIB

NCW DPD Bekasi Raya Tanggapi Beredarnya Opini Negatif Terkait SPMB SMAN di Kota Bekasi

Senin, 13 Juli 2026 - 21:55 WIB

Anggota DPRD Kabupaten Bogor Diduga Rangkap Jabatan di Kampus IAIB

Berita Terbaru

Mikhail Adam, Peneliti Ekopol di Nusantara Centre (Foto: Ist)

Opini

Tirto dan Kalimat yang Tidak Pernah Mati

Selasa, 14 Jul 2026 - 07:50 WIB