Penagkapan Azs Syamsuddin Momen KPK Pulihkan Kepercayaan Publik

- Editor

Selasa, 28 September 2021 - 04:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Azis Syamsuddin memakai  baju orange saat digelandang oleh petugas. (Foto: Net)

Azis Syamsuddin memakai baju orange saat digelandang oleh petugas. (Foto: Net)

JAKARTA, Mediakarya – Sejumlah kalangan menilai penahanan Wakil Ketua DPR Azis Syamsuddin oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bukan hal yang istimewa.

Pasalnya politisi Golkar itu sebelumnya terseret sejumlah kasus, namun sepertinya lembaga penegak hukum belum menemukan momen yang pas untuk menjerat legislator dapil Lampung tersebut.

“Sebenarnya Azis Syamsuddin sudah bermasalah sejak lama. Mungkin saja lembaga penegak hukum saat itu belum ada momen yang tepat untuk menangkapnya,”ujar pengamat politik, Irfan, kepada melalui sambungan whatsApp, Senin (27/9).

Irfan menilai, berlarut-larutnya penanganan kasus hukum yang menjerat Azis karena yang bersangkutan selama ini masih dianggap pro rezim atau bisa dimanfaatkan rezim, sehingga publik dapat menilainya bahwa kasus itu syarat dengan muatan politis.

Baca Juga:  BNPT dan FKDM DKI Perkuat Kearifan Betawi Guna Cegah Radikalisme

Kendati demikian, Irfan berharap agar lembaga KPK dapat memberikan hukuman yang setimpal terhadap Azis Syamsuddin. Sehingga dapat memenuhi rasa keadilan bagi masyarakat.

“Kami masih percaya terhadap KPK meski tidak seratus persen. Sebab pascarevisi UU KPK, lembaga penegak hukum ini sudah tidak lagi superbody. Terkait dengan kasus Azis saatnya KPK memulihkan kembali citranya yang selama ini didera sejumlah persoalan di internalnya,” harapnya.

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil
Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi
Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu
Megawati Peringati Peristiwa Berdarah Kudatuli
PMPRI Desak Kejagung Ambil Alih Kasus Dugaan Korupsi Alkes APD di Kejati Sumut
Sudaryono Bersih Bersih BGN Ratusan Pegawai Dipecat

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 21:37 WIB

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Juli 2026 - 19:57 WIB

Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:30 WIB

Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Selasa, 28 Juli 2026 - 12:13 WIB

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Senin, 27 Juli 2026 - 20:17 WIB

Menko Zulhas Jelaskan Kopdes Merah Putih Cuma Untung Rp 78 Ribu

Berita Terbaru

Sekretaris Pendiri Indonesian Audit Watch (IAW), Iskandar Sitorus.

Ekonomi & Bisnis

Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang

Selasa, 28 Jul 2026 - 21:37 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Nasional

Pakar Komunikasi Inii Ungkap Bahayanya Narsisisme Birokrasi

Selasa, 28 Jul 2026 - 12:13 WIB