Pengamat: MBG Percepat Transformasi Pembangunan Berbasis Kualitas Manusia

- Editor

Kamis, 27 November 2025 - 15:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Kebijakan Makan Bergizi Gratis (MBG) dinilai sebagai terobosan yang mempercepat transformasi pembangunan nasional dari orientasi fisik menuju peningkatan kualitas manusia. Direktur Eksekutif Trias Politica Strategis, Agung Baskoro, menegaskan bahwa program ini memiliki peran strategis dalam mengatasi persoalan gizi serta memperkuat daya saing sumber daya manusia (SDM) Indonesia.

“Kita masih menghadapi tantangan stunting dan kelaparan di berbagai wilayah. MBG menjadi instrumen nyata untuk memastikan pemenuhan nutrisi masyarakat terpenuhi dengan baik,” ujar Agung dalam perbincangan di kanal YouTube On Point Media.

Menurutnya, sejumlah negara seperti Brasil dan India telah membuktikan bahwa program makan bergizi dapat menekan angka malnutrisi secara signifikan. Karena itu, ia menilai kebijakan ini bukan sekadar program populis, melainkan langkah fundamental untuk memperbaiki kualitas generasi mendatang.

Baca Juga:  SGY: Geser Joko dan Angkat Kembali Marullah Langkah Cerdas Pj Gubernur Teguh Setyabudi

Agung juga menilai MBG sebagai sinyal pergeseran fokus pembangunan nasional. “Ini reorientasi kebijakan yang penting. Pembangunan tidak hanya soal fisik, tetapi mengutamakan manusia sebagai inti kemajuan bangsa,” tegasnya.

Ia mengapresiasi progres awal program, termasuk hadirnya ribuan Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang mendukung pelaksanaannya di lapangan. Komitmen Presiden Prabowo Subianto untuk mempercepat implementasi program ini juga patut diapresiasi.

“Target menjangkau 38 juta penerima manfaat setiap hari menunjukkan keseriusan Presiden dalam memastikan hak gizi generasi muda terpenuhi,” ungkapnya.

Agung menekankan bahwa keberlanjutan program ini menjadi kunci untuk memastikan hasil yang berdampak jangka panjang. “MBG bukan hanya menjawab persoalan gizi sekarang, tetapi menjadi pondasi untuk mencetak generasi yang lebih sehat, cerdas, dan kompetitif menuju Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (hab)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026
IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?
Komjen Pol (Purn) Oegroseno Telah Beri Teladan: Datang, Jelaskan Fakta, dan Percaya pada Kebenaran
DPD LPKAN Jawa Timur Dukung Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal
Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove
TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia
Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Berita Terkait

Minggu, 2 Agustus 2026 - 10:12 WIB

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 17:34 WIB

IPPS Indonesia: Penutupan TPST Bantargebang, Kenapa Berlarut-Larut?

Sabtu, 1 Agustus 2026 - 15:19 WIB

DPD LPKAN Jawa Timur Dukung Penegakan Hukum Terhadap Peredaran Rokok Ilegal

Jumat, 31 Juli 2026 - 21:05 WIB

Usia 14 Tahun, IWO Mengisi Kegiatan Dengan Tanam Ribuan Mangrove

Jumat, 31 Juli 2026 - 14:22 WIB

TCL Menjadi Bagian Narasi Spanyol Angkat Trofi Piala Dunia

Berita Terbaru

Kantor Kejaksaan Agung (Ist)

Opini

Di Balik Jatuhnya Sang Jaksa dan Berkas yang Membeku

Minggu, 2 Agu 2026 - 12:43 WIB

Ratusan massa saat membakar sebuah gedung saat aksi kerusuhan di Agustus 2025 (Foto: Ist)

Headline

Akankah Peristiwa Agustus Kelam 2025 Bakal Terulang di 2026

Minggu, 2 Agu 2026 - 10:12 WIB