Polisi Periksa 4 Saksi Terkait Kebakaran Belasan Kapal di Tegal

- Editor

Rabu, 17 November 2021 - 21:45 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

 TEGAL, Mediakarya – Polisi terus mendalami kebakaran belasan kapal milik PT Tegal Shipyard Utama (TSU) dan CV Sumber Pangan Tegal di Kelurahan Mintaragen, Tegal Timur, Kota Tegal. Empat orang saksi dimintai keterangan atas kejadian tersebut.

“Kita masih olah tempat kejadian perkara dan memeriksa empat saksi untuk kepentingan penyelidikan,” kata Kabid Humas Polda Jateng Kombes Pol Iqbal Alqudusy di Semarang, Rabu (17/11).

Berdasar keterangan Paguyuban Nelayan Kota Tegal (PNKT) tercatat, 9 orang dengan rincian nama Wanda 2 kapal, Rizal 2 kapal, Otong 2 kapal, Andi 2 Kapal, Rena 1 kapal, Daryono 1 kapal, Riswanto 1 Kapal, Atik 1 Kapal, Muklas 1 Kapal.

“Jumlah keseluruhan ada 13 Kapal yang terbakar dari 9 pemilik,” ungkapnya, dikabarkan dari merdeka.

8 mobil pemadam kebakaran dikerahkan untuk memadamkan api. Petugas pemadam kebakaran sempat mengalami kesulitan untuk memadamkan api karena jarak antar kapal yang berdekatan dan tidak ada akses keluar.

Baca Juga:  Jaga Keselamatan Berlayar, Satpolairud Polres Nias Selatan Imbau Patuhu SOP Pelaut

“Jadi lokasi kebakaran sulit terjangkau mobil pemadam. 8 mobil pemadam dari Tegal Kota, Tegal Kabupaten dan Brebes. Bahkan, mobil pemadam kebakaran sampai lima kali bolak-balik ambil air,” jelasnya.

Saat ini, polisi masih menggali sejumlah bukti tambahan. Namun berdasarkan keterangan seorang saksi bernama Toha (50), dirinya tengah melakukan perbaikan. Tiba-tiba melihat api membubung dari sebuah kapal.

Tak lama kemudian, dia mendekat namun api sudah membesar. Toha lantas melaporkan kejadian itu pada anggota jaga malam perusahaan.

“Selanjutnya mereka melaporkan ke Polsek kawasan pelabuhan yang langsung berkoordinasi dengan pemadam kebakaran,” tutupnya.(qq)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi
SBY Geram, Ada Mantan Presiden Jadi Hantu Demokrasi, Prof. Didik: Usut Agen dan Prinsipal Penyadapan
Prabowo Diminta Buka Ulang Kasus Febrie, GNK: Penyadapnya Saja Sudah Jadi Tersangka
Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi
Mubahalah Habib Rizieq Mulai Bekerja! Satu Per Satu Pelaku KM 50 Dijatuhkan Allah
Kapolres Nias Selatan Tegaskan Komitmen Sikat Habis Narkoba dan Rokok Ilegal di Kepulauan Batu
LPKAN: Negara Hukum Tidak Boleh Dikendalikan Kekuasaan, Polri Bukan Alat Kelompok
BTS 4G di Wilayah 3T Mulai Beroperasi, Kontraktor Klaim Tagihan Ratusan Miliar Belum Dibayar

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 13:44 WIB

Praktisi Hukum Herdiyan Saksono Bedah Skandal Penyadapan Ilegal Pejabat Tinggi: Puncak Gunung Es Rusaknya Demokrasi

Kamis, 5 November 2026 - 12:33 WIB

SBY Geram, Ada Mantan Presiden Jadi Hantu Demokrasi, Prof. Didik: Usut Agen dan Prinsipal Penyadapan

Kamis, 5 November 2026 - 09:51 WIB

Prabowo Diminta Buka Ulang Kasus Febrie, GNK: Penyadapnya Saja Sudah Jadi Tersangka

Kamis, 5 November 2026 - 09:00 WIB

Atlit Nasional Peraih Emas PON Di KO Atlet Muaythai Kota Bekasi

Kamis, 5 November 2026 - 08:16 WIB

Mubahalah Habib Rizieq Mulai Bekerja! Satu Per Satu Pelaku KM 50 Dijatuhkan Allah

Berita Terbaru