Polisi Selidiki Temuan Pistol di Lapas Lhoksukon Aceh Utara

- Editor

Minggu, 28 September 2025 - 06:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA, Mediakarya – Kepolisian Resor (Polres) Aceh Utara melalui Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) tengah mendalami kasus penemuan senjata api jenis pistol di dalam Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Lhoksukon. Temuan mengejutkan ini diduga berasal dari salah satu blok tahanan dan kini menjadi sorotan publik.

Kapolres Aceh Utara, AKBP Trie Aprianto, melalui Kasat Reskrim AKP Bustani, membenarkan adanya temuan tersebut. Pihaknya memastikan proses penyelidikan berjalan serius untuk mengungkap pemilik senjata api, jalur masuknya ke dalam lapas, hingga motif penggunaannya.

“Benar, ada informasi temuan pistol. Saat ini tim masih bekerja melakukan pendalaman. Kita cari tahu siapa pemiliknya, bagaimana bisa masuk, dan apa motifnya. Semua masih dalam penyelidikan, nanti akan kita sampaikan hasilnya,” ujar AKP Bustani saat dikonfirmasi melalui telepon, Sabtu (27/9/2025).

Baca Juga:  Polisi Turunkan 90 Personel Jaga Sidang Putusan Kericuhan Rempang

Menanggapi dugaan keterlibatan oknum petugas Lapas, Bustani menegaskan pihaknya belum dapat memastikan hal itu. Ia menyebut penyelidikan masih membutuhkan bukti dan petunjuk tambahan.

“Soal dugaan keterlibatan petugas, belum bisa dipastikan. Semua butuh pembuktian. Saat ini kita fokus mengumpulkan fakta agar kasus ini terang benderang,” tambahnya.

Sebelumnya, beredar kabar bahwa sebuah pistol ditemukan petugas Lapas Kelas IIB Lhoksukon di salah satu sel narapidana beberapa hari lalu. Kasus ini menambah daftar panjang persoalan keamanan di dalam lembaga pemasyarakatan.

Pihak kepolisian berkomitmen akan menyampaikan perkembangan hasil penyelidikan secara transparan kepada publik. (ZM)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan
Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Kasus OTT Rektor Unsoed: Pemerintah Diminta Segera Lakukan Transformasi dan Audit Investigasi Jalur Mandiri PMB-PTN

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Selasa, 25 Agustus 2026 - 07:47 WIB

Polemik HGU Cot Girek Memanas, Warga Tolak Ukur Ulang dan Desak Penyelesaian Sengketa Lahan

Senin, 24 Agustus 2026 - 14:56 WIB

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Opini

Karpet Merah Bukan untuk Anak Petani

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:53 WIB

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB