Politisi Demokrat DKI Dihujani Pertanyaan Pengelolaan Sampah

- Penulis

Rabu, 12 Juli 2023 - 09:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sosialisasi Perda No.4 tahun 2019 yang diselenggarakan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, di RW 007, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, Selasa (11/7) malam.

Sosialisasi Perda No.4 tahun 2019 yang diselenggarakan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, di RW 007, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, Selasa (11/7) malam.

JAKARTA , Mediakarya – Sosialisasi Perda No.4 tahun 2019 yang diselenggarakan anggota Komisi D DPRD DKI Jakarta, di RW 007, Kelurahan Sukapura, Jakarta Utara, Selasa (11/7) malam.

Masyarakat setempat mengeluhkan minimnya tempat pembuangan sampah sementara yang ada di lingkungan RW 007.

Adalah Ketua RT 010, Tris yang mempertanyakan prihal kondisi pembuangan sampah di lingkungannya yang sangat mengkhawatirkan. Sebab, TPS yang disediakan kerap overload karena harus menampung sampah dari 3 RW di pemukiman tersebut.

“Kalau hujan turun baunya menyengat ke rumah warga. Belum lagi sering kali sampah itu melebihi kapasitas. Itu pun sangat mengganggu jamaah saat melaksanakan sholat Jumat,” katanya.

Sandi selaku LMK RW 007, mempertanyakan prihal sampah rumah sakit yang ada disekitar lingkungannya. Sebab, dikatakanya sampah medis sangat berisiko.”Apa yang harus kita lakukan terhadap sampah medis itu Bu,” katanya.

Menyikapi sejumlah pertanyaan itu, anggota DPRD DKI Jakarta mengungkapkan akan melakukan koordinasi dengan Sudin Lingkungan Hidup Jakarta Utara. Khususnya dalam penanganan persoalan sampah di lingkungan RW 007, Sukapura, Jakarta Utara.

Baca Juga:  Fraksi Demokrat Minta Pemprov DKI Tingkatkan Pendapatan Pajak di 3 Sektor

“Dalam waktu dekat akan kita berkoordinasi dengan Sudin Lingkungan Hidup agar segara ditanggulangi penyediaan tempat pembuangan sampah bagi warga,” ujar politisi yang akrab disapa Bunda Neneng itu.

Dia mengatakan, untuk keterlambatan pengangkutan sampah sehingga menimbulkan bau tidak sedap. Ketua DPC Partai Demokrat Pulau Seribu itu meminta peran aktif masyarakat.”Jika ada keterlambatan pengangkutan sampah di TPS sebaiknya kirimkan gambar sampah tersebut ke saya. Agar saya bisa berkoordinasi dengan Sudin LH,” jelasnya.

Sementara, untuk sampah atau limbah rumah sakit yang dipertanyakan, Koko yang mewakili Sudin LH Jakut meminta agar pengurus RW dan RT untuk mempertanyakan secara langsung dari pihak rumah sakit.”Karena yang saya tahu sampah medis itu merupakan tugas dari pihak ketiga dari rumah sakit bersangkutan,” bebernya. (*)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra
Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat
Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik
“Color Me Confident” Jadi Ruang Eksplorasi Fashion dan Beauty di ARTOTEL Harmoni Jakarta
Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan
Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih
Ketika Otoritarianisme Berkostum Hukum
Jakarta 22 Satukan Komunitas Kreatif Sambut Jakarta 500 Tahun
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 16:48 WIB

DPR dan Pemerintah Bahas Percepatan Huntap Korban Bencana Aceh dan Sumatra

Senin, 25 Mei 2026 - 14:29 WIB

Praktik Ilegal Jual Beli Titik SPPG, BGN Koordinasi Dengan Polri Diperkuat

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:48 WIB

Rapat Pleno Terkesan Buram, Kredibilitas Ketum AMPG Dipertanyakan

Minggu, 24 Mei 2026 - 18:54 WIB

Reses Oktavianus Bu’ulolo ke-V, Aspirasi Didominasi Peningkatan Infrastruktur Dan Air Bersih

Berita Terbaru

Anies Baswedan (Foto: Ist)

Daerah

Gerakan Rakyat Lebih dari Sekadar Partai Politik

Senin, 25 Mei 2026 - 12:21 WIB