Polres Jakpus Musnahkan Narkoba Senilai Rp1,6 Miliar Jaringan Aceh

- Editor

Jumat, 29 Desember 2023 - 20:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Pusat memusnahkan empat jenis narkoba senilai lebih dari Rp1,6 miliar yang berasal dari pengungkapan jaringan bandar narkoba asal Aceh.

Kapolres Metro Jakarta Pusat Kombes Pol Susatyo Purnomo Condro merinci pihaknya menangkap empat tersangka berinisial AD, IR, MS dan ZK atas kepemilikan barang bukti tersebut.

“Kami melakukan penangkapan terhadap empat orang tersangka dengan barang bukti ganja seberat 27,8 kilogram, narkotika jenis sabu 1,5 kilogram, ekstasi 17 butir, termasuk narkotika jenis tembakau gorila itu sebanyak 8 gram,” kata Susatyo dalam konferensi pers di Kantor Kelurahan Kramat, Senen, Jakarta Pusat, Jumat.

Susatyo menjelaskan penyalahgunaan narkoba sangat erat dengan berbagai aksi kekerasan, salah satunya tawuran karena menimbulkan perilaku agresif bagi penggunanya.

Baca Juga:  Kenaikan Perolehan Suara Golkar Dinilai Bukan Karena Jokowi Efek

Sementara itu, Kasat Narkoba AKBP Iver Son mengatakan penangkapan para tersangka ini bermula dari pengungkapan kasus ini oleh tim Satres Narkoba Polres Jakarta Barat.

Kemudian, pengembangan kasus dilakukan di sejumlah wilayah selain Jakarta Pusat, yakni Jakarta Timur, Bandung, dan Tangerang.

Dari keempat bandar narkoba, polisi juga menemukan bahwa tiga bandar merupakan jaringan asal Aceh.

“Berdasarkan barang bukti sabu dan ganja yang disita tim, ada tiga yang menonjol sumber perolehan barang bukti, dari wilayah Aceh,” kata Iver, dilansir dari antara.

Dengan gagalnya peredaran narkoba tersebut di wilayah Jakarta Pusat, polisi berhasil menyelamatkan masyarakat dari penggunaan narkoba sebanyak 117.225 jiwa.

Iver menambahkan bahwa motif keempat pelaku yang kini ditetapkan sebagai tersangka adalah mengambil keuntungan. (ms)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra
Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Berita Terkait

Kamis, 27 Agustus 2026 - 07:19 WIB

Ancam Tutup SD Unity School, BAPERA Jabar Bakal Laporan Misbahudin ke MKD dan DPP Gerindra

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto:Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Soroti Klaim Ekonomi Membaik, Ekonom Senior Ini Ungkap Hasil Survei ISEI

Kamis, 27 Agu 2026 - 08:51 WIB

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB