Sejumlah APK Bergambar Herkos Dirusak, Relawan Bakal Seret Pelaku ke Ranah Hukum 

- Penulis

Minggu, 21 Juli 2024 - 07:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar Herkos yang dirobek dan diganti oleh salah satu bakal calon wali kota Bekasi.

Gambar Herkos yang dirobek dan diganti oleh salah satu bakal calon wali kota Bekasi.

JAKARTA, Mediakarya – Ketua Relawan Herkos Voters Dimas Sangaji Wisaksono mengaku geram atas pengrusakan alat peraga kampanye (APK) bergambar bakal calon Wali Kota Bekasi Heri Koswara (Herkos) yang tersebar di sejumlah titik di Kota Bekasi.

Dimas mengungkapkan bahwa pihaknya telah mengidentifikasi pelaku pengrusakan APK bergambar Heri Koswara tersebut dan mengancam akan membawanya ke ranah hukum. 

Anehnya kata dia, pengrusakan APK itu bersamaan dengan munculnya gambar salah satu bakal calon wali kota Bekasi yang saat ini mulai marak di pasang di sejumlah jalan protokol bahkan hingga ke pemukiman warga.

“Berdasarkan temuan kami di lapangan, sejumlah APK bergambar pak herkos dirobohkan bahkan ada yang dirobek. ini merupakan tindak pidana. Jika ini dibiarkan khawatir nanti ada kemarahan dari para pendukung dari teman-teman relawan herkes. Oleh karena itu kami akan membawa kasus ini ke ranah hukum,” ujar Dimas kepada wartawan di Kota Bekasi, Ahad (21/7/2024).

Kata Dimas, pihaknya telah membentuk Satgas pengawas APK Herkos. Hal itu dilakukan guna meminimalisir adanya pengrusakan APK bergambar Heri Koswara yang diduga dilakukan oleh oknum yang sengaja ingin membuat proses demokrasi di Kota Bekasi ini menjadi panas.

Baca Juga:  Cegah Omicron Saat PTMT, Siswa SMPN 18 Bekasi di Swab

“Kami segera membentuk tim Satgas APK, karena pengrusakan APK bergambar Herkos ini sudah dilakukan dengan masif. Kami menduga ada pihak-pihak yang panik dengan elektabilitas Herkos yang saat ini terus melambung. Sehingga rival politiknya merasa terancam dengan masifnya gerakan yang menginginkan adanya suatu perubahan di Kota Bekasi,” katanya.

Dimas menyebut bahwa Pilkada saat 2024 ini menjadi momentum masyarakat Kota Bekasi untuk menentukan pilihan yang cerdas. Sebab persoalan korupsi masih menjadi masalah utama hingga menyeret kepala daerah sebelumnya. “Bahkan saat ini  kembali santer ada salah satu kepala daerah yang dilaporkan ke KPK. Untuk itu kami menghimbau jangan sampai masyarakat Kota Bekasi memilih calon pemimpin yang kembali bermasalah,” pungkasnya. *

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Lima Tuntutan, Satu Pertanyaan: Negara Masih Mendengar atau Tetap Abai?
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Selasa, 16 Juni 2026 - 17:33 WIB

Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB