Seleksi Sipil Tentara Siber Optimalkan Talenta Tuk Bentuk Badan Siber

- Penulis

Sabtu, 1 Februari 2025 - 21:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Pengamat pertahanan dan keamanan dari Institute for Security and Strategic Studies (ISSES) Khairul Fahmi menilai langkah TNI merekrut warga sipil dengan keahlian di bidang siber dan digital untuk membentuk kekuatan siber TNI yang efektif dengan mengoptimalkan talenta dari berbagai latar belakang termasuk tanpa harus menjadi prajurit.

“Ke depan, kekuatan siber TNI saya kira akan terdiri dari prajurit aktif dan aparatur sipil yang memiliki keahlian serta pengalaman di bidang siber dan digital,” kata Fahmi saat dihubungi ANTARA di Jakarta, Sabtu sore.

Menurutnya, langkah ini cukup wajar dan sudah diterapkan di banyak negara. Pasalnya, semua prajurit TNI pada dasarnya berasal dari warga sipil yang kemudian dididik dan dilatih menjadi prajurit profesional.

Dia menjelaskan ada beberapa pola rekrutmen yang bisa diterapkan sesuai dengan regulasi di Indonesia.

Salah satunya adalah memperbanyak rekrutmen lulusan sarjana, baik dari jalur akademik maupun vokasi, serta alumni SMK dengan keahlian yang relevan.

“Mereka bisa masuk melalui program prajurit karier dan setelah menjalani pendidikan militer akan ditempatkan di satuan siber TNI,” ujarnya, dilansir dari antara.

Selain itu, bagi warga sipil yang tidak ingin atau tidak memenuhi syarat menjadi prajurit, masih ada jalur lain yang memungkinkan mereka berkontribusi, seperti melalui mekanisme rekrutmen calon aparatur sipil negara (ASN) baik sebagai pegawai negeri sipil (PNS) maupun pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) atau melalui skema pegawai pemerintah non-ASN seperti pegawai pemerintah non pegawai negeri (PPNPN).

Baca Juga:  Penagkapan Azs Syamsuddin Momen KPK Pulihkan Kepercayaan Publik

Selain itu, ada pula opsi rekrutmen tenaga ahli dengan kontrak kerja untuk jangka waktu tertentu. Berbagai mekanisme ini akan memungkinkan TNI untuk menarik talenta profesional tanpa harus mengubah status mereka menjadi militer penuh.

Fahmi menyebut pilihan lain yang juga bisa diperbanyak adalah rekrutmen personel komponen cadangan melalui Kementerian Pertahanan.

Dalam skema ini, warga sipil yang memiliki keahlian siber dan digital bisa dilatih serta dipersiapkan untuk dimobilisasi jika sewaktu-waktu terjadi ancaman nyata terhadap pertahanan negara.

Sebelumnya, Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto sedang menyiapkan Satuan Siber yang berbeda dengan matra lain yang telah ada.

Dia mengungkapkan TNI berencana untuk merekrut masyarakat sipil yang ahli di bidang siber untuk menjadi tentara.

Langkah ini diambil karena lebih mudah dibandingkan mengajarkan prajurit TNI untuk menguasai bidang siber.

“Kalau di bidang lain seperti siber, saya merekrut khusus siber yang memang dia yang tadinya orang siber, sipilnya siber, kita jadikan tentara,” kata Agus dalam Rapat Pimpinan (Rapim) TNI di Mabes TNI, Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat (31/1). (sm)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar
Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah
Reshuffle Kabinet Kebijakan Panik?
BPK Didesak Audit Bank BUMN Diduga Biayai Perusahaan Perusak Lingkungan
Dibajak di Laut, Diabaikan di Darat: Ironi Perlindungan Pelaut di Hari Buruh
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Sabtu, 2 Mei 2026 - 23:09 WIB

Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman

Sabtu, 2 Mei 2026 - 17:51 WIB

Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan

Sabtu, 2 Mei 2026 - 11:20 WIB

Mau Jadi Pegawai PLN? Jalur Ikatan Kerja ITPLN Ini Diburu Ribuan Pendaftar

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Berita Terbaru

Personel lalu Lintas Polri saat melakukan apel (Foto: Sumber Net)

Headline

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Seluruh rakyat Indonesia turut berduka atas terjadinya kecelakaan kereta di Stasiun Bekasi Timur wilayah Kota Bekasi-Jawa Barat yang menyebabkan korban meninggal dan luka. Peristiwa memilukan yang terjadi pada 27 April 2026

Headline

Tragedi di Stasiun Bekasi Timur, Resah Usai Musibah

Sabtu, 2 Mei 2026 - 09:05 WIB