Sukmawati Soekarnoputri Pindah Agama dari Islam ke Hindu, Jalani Ritual Sudha Wadani

- Editor

Selasa, 26 Oktober 2021 - 14:23 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI, Mediakarya – Sukmawati Soekarnoputri pindah agama dari Islam ke Hindu. Sebelum sah jadi pemeluk Hindu, Sukmawati Soekarnoputri menjalani ritual Sudha Wadani. Ritual dilangsungkan Selasa 26 Oktober 2021.

“Kalau di Islam, seperti kalimat syahadat,” kata Anggota DPD Arya Wedakarna.

 Ritual Sudha Wadani menjadi salah satu syarat penting yang harus dijalani seseorang ketika akan memeluk Hindu. Upacara ini bisa dimaknai pengesahan janji seseorang menganut agama Hindu.

Wedakarna dipercaya Sukmawati untuk menyiapkan prosesi itu. Upacara sakral itu akan digelar di kediaman asal Nyoman Rai Srimben, ibunda Bung Karno di Jalan Mayor Metra, Singaraja, Buleleng.

Baca Juga:  Persiapkan Acara Ritual di Bali, Sukmawati Pindah ke Agama Hindu

Rumah Nyoman Rai Srimben berada di Kawasan Sukarno Heritage. Di rumah itu, Sukmawati akan menjalani ritual Sudha Wadani di Bale Agung. “Bale Agung ini adalah tempat leluhur Ibu Sukmawati,” kata Wedakarna.

Dia memaparkan, sebelum Sudha Wadani, ada rangkaian prosesi yang akan dilakukan Sukmawati. “Ada melukat dulu, larung sesaji, kemudian tanggal 26 acara puncak,” ucapnya.

Setelah ritual Sudha Wadani selesai, acara akan dilanjutkan di Istana Tampaksiring di Gianyar. “Akan ada resepsi dan juga acara karena bertepatan dengan ulang tahun ke 70 Ibu Sukmawati,” tuturnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru
Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan
Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara
MUI dan Kemenag Didesak Boikot Ceramah Alwi Assegaf: Dakwahnya Transaksional, Nodai Agama

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Minggu, 25 Oktober 2026 - 12:22 WIB

PT NSHE Bangun Jembatan Arboreal Jaga Habitat Satwa Batang Toru

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Berita Terbaru