Tambang Pasir Ilegal Beroperasi Lagi, Warga Cemas

- Editor

Selasa, 21 Februari 2023 - 14:33 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

ACEH UTARA , Mediakarya – Warga di seputaran bantaran sungai krung pase yakni yang berada di desa Mamplam kecamatan Nibong dan Paya Terbang kecamatan Samudra Merasa cemas karena mesin tambang pasir ilegal mulai beroperasi kembali.

Tanggul sungai yang seharusnya berfungsi untuk mengontrol air atau menahan supaya tidak terjadinya banjir kini hampir habis longsor, di duga akibat aktifitas penambangan pasir ilegal yang di lakukan para penambang ilegal di seputaran aliran sungai krueng pasee tersebut.

Padahal salah satu tabang pasir ilegal yang berada di seputaran Krueng Pase atau yang lebih tepat berada di desa Paya Terbang kecamatan Samudra sudah pernah diberitakan media online beberapa waktu yang lalu, dari informasi yang diperoleh awak media pemilik tambang sudah pernah ditegur oleh pihak terkait.

Para penambang pasir ilegal ini kembali menghidupkan mesin-mesin mereka dengan alasan mereka harus bekerja untuk mencari sesuap nasi buat keluarga mereka, tapi patut di duga bahwa dengan ulah perbuatan mereka tersebut pula membuat tanggul sungai berjatuhan ke sungai, dan dapat di pastikan jika hujan besar terjadi maka air sungai akan masuk ke pemukiman warga dapat merusak tanaman pertanian warga lain, bahkan bisa merusak rumah-rumah warga yang di lalui air tersebut.

Baca Juga:  Dua Kader Keseret Suap ATR/BPN, GNK Sebut Golkar Terancam Kehilangan Suara di 2029

Salah satu warga yang kami temui mengatakan tanggul yang dekat dengan kebun pertanian dia sudah mulai habis terkikis.

“Tanggulnya sudah mulai habis pak, tinggal tunggu waktu air besar saja maka air akan masuk ke perkebunan petani dan bisa masuk ke rumah – rumah warga, memang mereka para penambang mencari uang untuk keluarga mereka tapi jangan merusak mata pencarian kami selaku petani, jika tanggul jebol pasti merusak kebun kami dan bahkan akan merusak rumah warga yang di lalui banjir tersebut, jangan cari makan di atas penderitaan orang lain,” keluh warga dengan nada kesal.

Menurut informasi yang awak media peroleh dari masyarakat di seputaran krueng pase ada 3 (tiga) mesin tambang yang beroperasi yang berlokasi di kecamatan Murah Mulia dan kecamatan Samudra, diharapkan ada tindakan serius dari pihak penegak hukum dan bisa mengurangi penyebab banjir di Aceh Utara. (Mahlil)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Penyadapan Prabowo Satu Arah Untuk Kudeta dan Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi
Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar
Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui
Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri
Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir
Inisiator GNK Sebut Kapolda Jateng Paling Bertanggung Jawab, Seharusnya Dicopot Duluan
Wakapolres Nias Selatan Beri Pesan Tegas ke Pelajar: Setop Perundungan Sejak Dini!
Gerebek Ponpes di Luar Prosedur, Kapolres Sukoharjo Akhirnya Dicopot

Berita Terkait

Rabu, 4 November 2026 - 04:10 WIB

Penyadapan Prabowo Satu Arah Untuk Kudeta dan Antarkan Gibran Jadi RI-1 Demi Selamatkan Jokowi

Selasa, 3 November 2026 - 22:20 WIB

Kota Bekasi Sabet Emas Pertama Cabor Muaythai Di Hari Pertama, Unjuk Gigi Pada Porprov XV Jabar

Selasa, 3 November 2026 - 16:46 WIB

Tuntutan 10 Penjara Dan Pemecatan Dinilai Janggal, Advokat Letjen Widi Prasetijono Bongkar Tujuh Kejanggalan Perkara Kebun Carui

Selasa, 3 November 2026 - 16:35 WIB

Di Tengah Isu Penangkapan Jenderal, GNK Tegaskan Dukung Penuh Kapolri Suyudi Ario Seto Bersihkan Polri

Selasa, 3 November 2026 - 08:15 WIB

Ketua MAKI Bongkar Dugaan Modus Nusron Wahid Hindari KPK, Siapkan Dinas ke Jepang Sebagai Alasan Mangkir

Berita Terbaru