Wagub Jabar Minta Polisi Segera Tangkap Pemilik Akun Penghina Suku Sunda

- Penulis

Jumat, 12 Desember 2025 - 16:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan.

BANDUNG, Mediakarya – Wakil Gubernur Jawa Barat, Erwan Setiawan mengaku geram atas pernyataan pemilik akun media sosial TikTok Resbob alias Adimas yang dinilai telah melecehkan orang sunda.

“Saya merasa sangat terhina dan saya sangat marah. Saya berharap kepolisian segera menangkap orang tersebut. Karena ini sudah masuk unsur SARA, dan dapat memecah belah kesatuan bangsa,” ungkap Erwan kepada sejumlah awak media di Bandung, Jumat (12/12/2025).

Erwan mengaku tidak dendam kepada suku tertentu, namun demikian ia hanya fokus mempermasalahkan pernyataan pemilik akun media sosial TikTok Resbob yang dinilai telah melelcehkan orang sunda.

“Jangan dendam kepada yang lainnya, kitq fokus saja pada orang tersebut. Kita ingin tahu seperti apa yang akan dilakukan setelah dtangkap nanti,” imbaunya.

Pihaknya berharap pihak kepolisian segera menangkap dan memproses hukum dan dapat memberikan efek jera, sehingga ke depannya tidak ada lagi orang yang menghina suku yang lainnya. Baik itu sunda, jawa , batak maupun suku lain,” tegas Erwan.

Baca Juga:  SKK Migas: Insentif Hulu Migas Sumbang Penerimaan Negara Rp41 Triliun

Meski merasa terhina dan marah, Erwan meminta semua pihak agar tidak menaruh dendam terhadap suku dari pemilik akun media sosial TikTok, Resbob.

“Saya yang terlahir dari Suku Sunda, sangat terhina dan marah. Tapi kita enggak boleh dendam ke sukunya,” ucap dia.

Sementara itu, Kabid Humas Polda Jawa Barat Kombes Pol Hendra Rochmawan mengatakan, pihaknya saat ini masih melakukan pendalaman terkait hal tersebut. Polisi saat ini telah menerima laporan terkait hate speech atau ujaran kebencian.

“Iya kami sudah profiling akun pelaku hate speech terhadap Viking dan Warga Jabar dan sudah melakukan penyelidikan. Penerimaan LP (Laporan Polisi) untuk melengkapi proses hukum menguatkan saksi korban,” kata dia. (Supriyadi)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini
Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi
Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi
Kasus Blueray Bea Cukai: IAW Soroti 20 Forwarder yang Belum Naik Penyidikan
Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat
Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen
Inilah Kabid Humas Polda Terbaik 2026 Berdasarkan Survei ETOS Institute
Ketika Bea Cukai Menjadi Medan Pertarungan Kekuasaan
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Rabu, 17 Juni 2026 - 18:09 WIB

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:48 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Juni 2026 - 17:43 WIB

Jelang Musda Golkar Kota Bekasi, Monel: Setiap Kader Miliki Kesempatan Sama untuk Mengabdi

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:43 WIB

Kukuhkan Fondasi Indonesia Emas 2045, Haidar Alwi: Polri Semakin Profesional, dan Dipercaya Rakyat

Rabu, 17 Juni 2026 - 15:25 WIB

Tanggapi Pernyataan Mantan Ketua BEM UGM, Idrus Marham “Dirujak” Netizen

Berita Terbaru

Foto; Mediakarya

Daerah

BMKG Dan DPR-RI Gelar SLG, Mitigasi Gempa Bumi Sejak Dini

Rabu, 17 Jun 2026 - 18:09 WIB

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi, (foto; Mediakarya)

Daerah

Warga Jatikarya Kembali Lakukan Aksi Di PN Bekasi

Rabu, 17 Jun 2026 - 17:48 WIB