KOTA BEKASI, Mediakarya -Warga yang berada di Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat menyuarakan lewar spanduk agar adanya perhatian dari Pemkot Bekasi terkait antisipasi banjir di wilayahnya, ditanggapi langsung oleh Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, dengan melakukan inpeksi mendapak (sidak) ke lokasi.
Aduan warga mengenai antisipasi banjir di aliran Sungai Bong, Kelurahan Bintara, Kecamatan Bekasi Barat, dengan adanya permohonan berupa spanduk bertuliskan “Darurat !!! Awas Banjir, kepada Pemkot untuk gorong gorong disini mampet mohon segera dibersihkan”, spanduk tersebut membentang di area ruko Grand Prima Bintara dekat pintu air menuju gorong-gorong BKT.
Saat melakukan sidak, Wali Kota Bekasi, Rahmat Effendi, ditemani Camat Bekasi Barat, Maka Nahrowi, Lurah Bintara, Sudarsono dan Kepala UPTD BMSDA, melakukan antisipasi terjadinya banjir yang sudah memasuki musim penghujan.
Warga berharap adanya pembersihan gorong-gorong tersebut, sehingga pada saat hujan datang bisa diantisipasi.
Wali Kota Bekasi memerintahkan Kepala UPTD BMSDA dan Camat setempat serta Lurah agar melakukan koordinasi mengenai pembersihan area tersebut.
“Saya memahami kekhawatiran warga terutama mengenai banjir yang ada di musim penghujan, sehingga Pemerintah Kota Bekasi akan melakukan langkah antisipasi,” tegasnya.
Pria yang akrab disapa Bang Pepen ini pun menjelaskan bahwa Pemkot Bekasi hingga pihak Kelurahan Bintara bersama BMSDA selalu konsisten dalam menyelesaikan permasalahan Kali Bong menuju Kanal Banjir Timur dan sudah melakukan langkah-langkah pembersihan gorong-gorong menuju BKT.
“Hingga saat ini pun masih dalam tahap pengerjaan agar air dapat mengalir dengan deras menuju BKT,” ujarnya.
Wali Kota juga menyampaikan dalam sidaknya agar menjadi bahan evaluasi dan koordinasi pembersihan kali serta gorong-gorong tersebut.
“Hal wajar warga mengadu ke pihak Pemerintah Kota Bekasi dan menyampaikan apa keluhannya, sehingga memang harus secepatnya dikerjakan mengingat sudah masuk musim penghujan. Semoga dengan cepat terselesaikan dengan pembersihan gorong-gorong ini sehingga meminimalisir adanya banjir yang terjadi pada tahun 2020 lalu,” harapnya.
Menurut salah seorang warga, pada tahun 2020, di area tersebut banjir sangat besar apalagi pada area gorong-gorong.
“Jika curah hujan tinggi bisa banjir disini, karena di gorong-gorong tersebut terdapat sampah yang cukup banyak sehingga bisa menahan aliran air, maka dari itu dari pihak warga meminta pembersihan area tersebut,” terangnya. (apl)






