Warga Sukabumi Geger Penemuan Bayi Laki-laki dengan Tali Pusar Masih Terurai di Pinggir Rumah

- Editor

Selasa, 22 Juli 2025 - 16:48 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUKABUMI, Sukabumi – Warga Kampung Kokocoran, Desa Buniasih, Kecamatan Tegalbuleud, Kabupaten Sukabumi, digegerkan dengan penemuan sesosok bayi laki-laki yang diduga baru dilahirkan. Bayi malang tersebut ditemukan dengan kondisi tali pusar yang masih terurai di pinggir rumah warga pada Selasa, 22 Juli 2025, sekitar pukul 05.00 subuh.

Kapolsek Tegalbuleud, AKP HM Iqsan, dalam keterangan tertulisnya mengungkapkan bahwa bayi berjenis kelamin laki-laki itu ditemukan oleh seorang warga bernama Ihsan di pinggir rumahnya. “Menurut keterangan saksi yang bernama Ihsan, sekitar pukul 05.00 WIB tepatnya di pinggir rumah Saksi, terdengar suara tangisan seperti bayi. Kemudian saksi keluar rumah untuk mencari sumber suara tersebut,” ungkap Iqsan.

Setelah mencari, Ihsan menemukan sebuah bungkusan dari kantong belanja Alfamart yang di dalamnya terdapat bayi laki-laki. Saat ditemukan, bayi tersebut dalam kondisi kedinginan dan tali pusar masih terurai.

Iqsan menerangkan, bayi itu memiliki berat kurang lebih 2,6 kilogram dan panjang 48 sentimeter. Lingkar perutnya 30 sentimeter, lingkar kepala 31 sentimeter, lingkar dada 32 sentimeter, dan lingkar lengan 11 sentimeter. Kondisi bayi terlihat lemah dan kedinginan saat pertama kali ditemukan.

Baca Juga:  Tragedi Meninggalnya Balita Raya, Dr Ribka Tjiptaning Desak Perlindungan Anak Jadi Prioritas Nasional

Mengetahui penemuan bayi tersebut, Ihsan segera memberitahukan tetangganya dan memanggil Paraji (dukun bayi) bernama Karsih untuk penanganan pertama. Setelah mendapat penanganan awal, bayi tersebut kemudian dibawa menuju Puskesmas Tegalbuleud untuk penanganan lanjutan dan ditempatkan di inkubator karena kondisinya yang kedinginan.

“Selanjutnya kami Polsek Tegalbuleud telah mengambil langkah-langkah tindakan, yaitu melakukan penanganan pertama terhadap bayi, berkoordinasi dengan pihak-pihak terkait, serta melakukan pendalaman di sekitar lokasi untuk menemukan informasi mengenai orang tua bayi tersebut dan mencari keterangan dari para saksi-saksi,” jelas Kapolsek.

Saat ini, bayi tersebut masih dalam perawatan intensif di Puskesmas Tegalbuleud. Pihak Unit Reskrim Polsek Tegalbuleud sedang melakukan penyelidikan intensif untuk menemukan orang tua dari bayi yang dibuang tersebut. (eka)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT
Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah
Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga
Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan
Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan
DPR Minta Akses Pendidikan Merata dan Berkualitas Mendukung Penuh Masyarakat
Koalisi Partai Pendukung Pemerintah Sepakat Dukung Batas Parlemen 5 Persen
Berpeluang Jadi PNS, Status Guru PPPK dari Darah akan Ditarik ke Pusat

Berita Terkait

Jumat, 30 Oktober 2026 - 13:24 WIB

Negara Harus Hadir Lindungi 233 Ribu Anggota KSP Kopdit Swastika Sari NTT

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 10:40 WIB

Jangan Umumkan Kebijakan Mentah, Legislator Ini Desak Prabowo Benahi 3 Program Dinilai Bermasalah

Rabu, 21 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua Komisi III: RUU Perampasan Aset Harus Seimbangkan Pemulihan Aset dan Hak Konstitusional Warga

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:42 WIB

Wacana Pansus Hak Angket Ijazah Gibran Bergulir di Senayan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:37 WIB

Golkar Dukung Prabowo 2029 Cawapresnya Belakangan

Berita Terbaru