Dilaporkan Warga, Dinas LH Kabupaten Bekasi Tinjau PT Bistec

- Penulis

Jumat, 8 April 2022 - 12:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI, Mediakarya – Tim Bidang Penegakan Hukum (Gakkum) Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kabupaten Bekasi mendatangi PT Bistec Stamping Indonesia Autoparts Jaya (PT Bistec), di Kampung Dukuh, Desa Ciledug, Kecamatan Setu, Rabu (6/4/2022).

Kedatangan Tim Gakkum tersebut merupakan tindak lanjut dari pelaporan sejumlah warga yang didampingi Badan Pengurus Kabupaten (BPK) Ormas Oi Kabupaten Bekasi lantaran PT Bistec dinilai mengganggu lingkungan dan diduga tidak memiliki izin alias ilegal.

Tim Gakkum meninjau bagian produksi dan bertemu langsung dengan perwakilan perusahaan. Sementara itu, di luar perusahaan tampak masyarakat setempat menanti hasil pemeriksaan itu.

Kepala Bidang Gakkum LH, Arnoko, menjelaskan, saat ini kehadirannya untuk mengumpulkan data awal baik kepada warga ataupun pelaku usaha.

“Kami kumpulkan untuk ambil langkah lebih lanjut nanti ada pengukuran dan pengambilan uji lab,” katanya.

“Kami akan uji getaran dan uji kebisingan, lebih cepat lebih baik. Apakah betul kebisingannya melebihi batas yang ditentukan, apakah termasuk getarannya juga,” terangnya.

Baca Juga:  Buntut Aksi di Depan Mapolda Jabar, Polisi Tangkap Ketum GMBI

Arnoko menjelaskan terkait serbuk besi yang terdapat di area produksi yang akan dicek lebih lanjut apakah itu termasuk B3 atau bukan berdasarkan tabel.

“Kita coba kroscek nanti, kalau itu masuk B3 kita minta pengelolaan limbah B3,” katanya.

Soal permintaan warga agar perusahaan tidak beroperasi lantaran bulan Ramadhan, dia mengaku tidak dapat memaksa, tetapi sudah menyampaikan hal tersebut kepada perusahaan.

“Kita sudah sampaikan ke perusahaan agar ada rekayasa teknis untuk mengurangi suara dan getaran,” jelas dia.

Di sisi lain, Ketua BPK Ormas Oi Kabupaten Bekasi, Abdul Rahman mengungkapkan bahwa dirinya akan mengawal terus keberadaan PT Bistec. “Sesuai aspirasi dan permintaan warga, kami akan mengawal terus agar PT Bistec dapat ditutup karena mengganggu lingkungan setempat,” tegasnya. (Spr)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Aktivis Jakarta Diminta Jadi Motor Perubahan Menuju Kota Global
Perumda Dharma Jaya Realisasikan 816 Titik Bazar Pangan, Perluas Akses Daging Murah di Jakarta
Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka
Pasar Jaya Siapkan 146 Pasar Terapkan Pemilihan Sampah dari Sumber
Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru
Forkorindo Bekasi Raya Pertanyakan Keseriusan Kejari Ungkap Dugaan Korupsi di Dishub dan Disdik Kota Bekasi
PMPRI Dukung Langkah LIN Kota Bekasi Ungkap dugaan Penyalahgunaan Anggraan HPN
IPW Kecam Tindakan Sejumlah Prajurit TNI Diduga Datangi Dirkrimsus Polda Metro
Berita ini 4 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 10 Juli 2026 - 18:45 WIB

Aktivis Jakarta Diminta Jadi Motor Perubahan Menuju Kota Global

Jumat, 10 Juli 2026 - 17:51 WIB

Perumda Dharma Jaya Realisasikan 816 Titik Bazar Pangan, Perluas Akses Daging Murah di Jakarta

Jumat, 10 Juli 2026 - 16:02 WIB

Ratusan Kader Senior Parpol di Jabar Bergabung ke PSI, Ketua Bappilu Sebut Partainya Sangat Terbuka

Jumat, 10 Juli 2026 - 14:43 WIB

Pasar Jaya Siapkan 146 Pasar Terapkan Pemilihan Sampah dari Sumber

Jumat, 10 Juli 2026 - 10:43 WIB

Ketua DPRD Soroti Rencana Pemkot Bekasi Akan Relokasi PPPK Menjadi Tenaga Guru

Berita Terbaru