Bentrok Dua Kubu Di UNKRIS, 5 Orang Terluka, Fasilitas Kampus Rusak

- Editor

Selasa, 31 Agustus 2021 - 19:06 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gambar saat keributan yang terjadi di UNKRIS kota Bekasi pada Selasa (31/08/21)

Gambar saat keributan yang terjadi di UNKRIS kota Bekasi pada Selasa (31/08/21)

KOTA BEKASI, Mediakarya – Bentrok antar dua kubu mahasiswa menyebabkan 5 orang dari kedua belah pihak mengalami luka. Keributan terjadi di depan gedung Rektorat Kampus Universitas Krisnawipayana, kelurahan Jaticempaka, kecamatan Pondokgede pada Selasa (31/08/21).

Bentrokan terjadi antara pihak keamanan dari rektor yang baru yayasan Prakasa Purna Mandiri. Sekitar 40 orang berhadapan dengan pihak rektor lama yang berjumlah 70 orang.

“Adapun kronologis bentrokan berawal ketika pihak keamanan yayasan kampus (orang NTT) sedang makan diareal Kampus Unkris tiba-tiba diserang oleh kelompok ambon sekitar 70 orang sehingga terjadi bentrokan,” kata Kasie Humas Polres Metro Bekasi Kota Kompol. Erna Ruswing Andari saat dikonfirmasi.

Kejadian bentrokan di Unkris merupakan imbas dari Aksi Unjuk Rasa Mahasiswa Fakultas Fakultas Ekonomi dan Fakultas Teknik yang menyatakan sikap terkait dengan Surat Pemberhentian Dr. H. Abdul Rivai, yang dibuat oleh Yayasan saat ini. Mahasiswa juga menuntut kepastian hukum tentang pemberhentian Dr. H. Abdul Rivai sebagai Rektor Unkris atas tuduhan penggunaan dana tanpa seizin Yayasan.

Baca Juga:  Peringati Hari Keanekaragaman Hayati, Prabu Peduli Lingkungan Lepas Ikan Sapu-sapu di Kali Bantargebang

Adapun aksi unjuk rasa diikuti oleh 50 orang mahasiswa serta alumni Ikeba Unkris dan sebagai Korlap Ega (Himpunan Mahasiswa Ekonomi Unkris).

Dalam bentrokan tersebut, sejumlah fasilitas kampus mengalami kerusakan. Kampus tersebut masih dijaga ketat oleh kepolisian dari Polsek Pondokgede untuk mengantisipasi hal yang tidak didinginkan.

Ricuh yang disertai dengan aksi kekerasan tersebut terjadi pukul 12:30 wib dan baru dapat dibubarkan petugas sekitar pukul 13:00 wib.

“Sekitar pukul 13:00 wib keributan dapat diredakan petugas, dan mengamankan beberapa orang untuk dilakukan pendataan agar hal serupa tidak terjadi lagi,” pungkasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebanyak 40 Bangli di Atas Aliran Kali Harun Ditertibkan Petugas
Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik
Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba
GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan
Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT
Resah Asap Pabrik, Warga Burangkeng Geruduk CV Energi Bio Pelangi
Penyaluran Bansos Dikeluhkan, SGY Minta Pemerintah Tak Kaku Gunakan Desil
Malam Anugerah MHT–PWI Jaya Diundur, Beri Ruang Persiapan Lebih Matang

Berita Terkait

Senin, 24 Agustus 2026 - 13:26 WIB

Cara Tegur PKL Oleh Wali Kota Bekasi Jadi Sorotan, Ini Kata Pakar Komunikasi Publik

Senin, 24 Agustus 2026 - 06:33 WIB

Gusur Bangunan Liar, Camat Medansatria Dicemooh Pernah Terlibat Penyalahgunaan Narkoba

Minggu, 23 Agustus 2026 - 12:55 WIB

GEMAKU Bogor: KPK Jangan Berhenti di Tengah Jalan

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 15:47 WIB

Momen HUT RI Jadi Gelar Doa Bersama Buat Musibah Di NTT

Kamis, 20 Agustus 2026 - 16:34 WIB

Resah Asap Pabrik, Warga Burangkeng Geruduk CV Energi Bio Pelangi

Berita Terbaru

Prof. Dr. Yudhie Haryono

Headline

Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi

Selasa, 25 Agu 2026 - 08:28 WIB