Ribuan Kader Demokrat Sumbawa Datangi Pengadilan Negeri

- Editor

Jumat, 7 April 2023 - 04:29 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SUMBAWA, Harnasnews – Dewan Pimpinan Cabang (DPC) Partai Demokrat Kabupaten Sumbawa bersama ratusan kader mendatangi Pengadilan Negeri Sumbawa, Kamis (6/4).

Kedatangan kader partai berlambang Mercy tersebut untuk menyerahkan surat yang berisi permohonan perlindungan hukum dan keadilan yang ditujukan kepada Ketua Mahkamah Agung Republik Indonesia.

Hal demikian dilakukan karena sebagai reaksi kader Partai Demokrat atas upaya Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko yang kembali mengajukan Peninjauan Kembali (PK) atas putusan kasasi MA terkait pengesahan hasil Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Deli Serdang.

Dimana upaya PK ini disinyalir untuk mengambil kepengurusan Partai Demokrat dari kepemimpinan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dan menggagalkan agenda politik Partai Demokrat.

Hal itu diungkapkan, Ketua DPC Demokrat Sumbawa Budi Kurniawan, ST, Kepada awak media, pihaknya menegaskan bahwa, kedatangannya ke PN Sumbawa ini untuk menyerahkan surat permohonan untuk meminta perlindungan kepada MA.

Baca Juga:  Tri-Harris Didukung Koalisi Gemuk, Kenapa Perolehan Suara Remuk?

“Kami dari ranting sampai di tingkat DPC serta semua Kader Partai Demokrat Kabupaten Sumbawa solid dan tetap mendukung sepenuhnya kepemimpinan AHY sebagai Ketum DPP Partai Demokrat,” tegas BK akrab disapa wakil rakyat dari Dapil III Sumbawa ini.

Demokrat Sumbawa tetap solid dan menolak PK yang diajukan tersebut ungkap BK, Intinya Demokrat Sumbawa tetap dibawah Kepemimpinan Ketum DPP AHY.

“Oleh karena itu, tidak ada dualisme kepengurusan partai Demokrat di Sumbawa ini, baik itu di NTB maupun secara Nasional. Semua tetap solid dibawah kepemimpinan Ketum AHY,” pungkasnya. ***

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan
Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi
Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum
Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah
Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara
FX Rudi Ungkap Rentetan Kebohongan Jokowi yang Membuatnya Kecewa Hingga Pilpres
Pengamat Ini Bongkar Skenario Besar di Balik Lengsernya Airlangga dari Ketum Golkar
Perkuat Pelayanan Publik, Ini Daftar Lengkap 43 Pejabat yang Dilantik Bupati Nias Selatan

Berita Terkait

Sabtu, 24 Oktober 2026 - 07:47 WIB

Petugas Gabungan Ungkap 1,2 Ton Sabu Cair dan Laboratorium Narkoba Raksasa di Pidie, 2 WNA Tiongkok Diamankan

Jumat, 23 Oktober 2026 - 14:17 WIB

Dugaan Surat Pernyataan Eka Hospital Tahun 2022 Beredar, Kuasa Hukum Berharap Putusan MA Dipatuhi

Jumat, 23 Oktober 2026 - 12:00 WIB

Sekjen LPKAN: Jangan Sederhanakan Korupsi Jadi Suap, Business Judgment Rule Bukan Tameng Kebal Hukum

Jumat, 23 Oktober 2026 - 09:40 WIB

Pakar Komunikasi Politik Ungkap Capaian Tinggi Tapi Kepuasan Menurun, Bukti Ada Kesenjangan Komunikasi Pemerintah

Jumat, 23 Oktober 2026 - 08:40 WIB

Direktur Program Daksinapati UI Sebut Karhutla 2026 Bukan Takdir, Tapi Pembiaran dan Pengkhianatan Terhadap Negara

Berita Terbaru