PT Amarta Karya (Persero) Raih Dua Penghargaan Dari HSE Indonesia Award 2023

- Editor

Rabu, 21 Juni 2023 - 16:21 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Agus Isnandito,
Senior Vice President Divisi QHSSE saat menerima penghargaan mewakili PT Amarta Karya.

Agus Isnandito, Senior Vice President Divisi QHSSE saat menerima penghargaan mewakili PT Amarta Karya.

 

JAKARTA,Mediakarya– Sebanyak 26 perusahaan dari berbagai sektor industri mengikuti ajang penghargaan Health, Safety, and Environment (HSE) Indonesia Award (HSEIA) yang diselenggarakan di Hotel Bidakara, Jakarta. Jumat (16/6/2023).

Berbagai sektor industri yang mengikuti HSEIA 2023 di antaranya transportasi, Migas, konstruksi, galangan kapal dan shipyard, real estate, F & B, pertambangan, manufaktur, energy services, dan sebagainya.

PT Amarta Karya (Persero) yang merupakan salah satu perusahan konstruksi plat merah mengikuti ajang penghargaan ini dari sektor konstruksi mendapatkan 2 penghargaan dari kategori The Best Fire Safety 2023 dan The Best CEO For HSE Corporate Excellence of The Year 2023.

Kategori The Best Fire Safety merupakan tindakan atau upaya untuk mencegah terjadinya kebakaran dan mengurangi risiko kebakaran serta memberikan perlindungan &keselamatan dalam bidang konstruksi sedangkan kategori The Best CEO For HSE Corporate Excellence of The Year 2023 merupakan penghargaan untuk individu yang telah mengimplementasikan aspek keselamatan dan Kesehatan kerja (K3) dengan baik dan benar serta berkelanjutan.

Baca Juga:  Lakukan Penandatanganan MoU, Sarana Jaya dan Amarta Karya Kolaborasi Kembangkan Lahan di Halim

Sekretaris Perusahaan PT Amarta Karya (Persero) Brisben Rasyid menjelaskan, bahwa semua penghargaan yang telah diraih tidak lepas dari usaha semua insan PT Amarta Karya dan pemangku kepentingan dalam menerapkan tanggung jawab pada bidang K3 serta menjadi pemacu bagi Perseroan untuk terus memberikan karya-karya terbaiknya.

“Bisnis kontruksi merupakan sektor yang cukup berisiko dalam proses kerjanya sehingga setiap lokasi Pembangunan Proyek konstruksi harus memiliki Kebijakan K3, Perencanaan K3, Pengendalian K3, Pemeriksaan & Evaluasi Kinerja K3 dan Tinjauan Ulang Kinerja K3,” kata Brisben Rasyid dalam keterangan tertulisnya Selasa (20/6/2023).

Menurut dia, implementasi budaya K3 utamanya bertujuan untuk menjamin dan melindungi para pekerja dari terjadinya kecelakaan kerja dan mengutamakan keselamatan dan kesehatan para pekerja.

“Komitmen penerapan budaya K3 dengan moto safety first sudah melekat menjadi suatu
kebiasaan yang baik di Lingkungan Kerja PT Amarta Karya,” jelasnya.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Ketika Republik Makin Lupa Warisan Konstitusi
Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci
BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya
4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing
IPPS Indonesia: Masyarakat Jabar Butuh Lapangan Kerja Bukan Kepala Daerah Penuh Citra
Dinilai Sosok Humanis, Etos Indonesia Dukung Komjen Asep Edi Suheri Gantikan Jenderal Listyo Sigit Prabowo

Berita Terkait

Selasa, 25 Agustus 2026 - 12:05 WIB

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agustus 2026 - 10:49 WIB

Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM

Selasa, 25 Agustus 2026 - 08:24 WIB

Indonesia Perlu Perkuat Deteksi Dini Kebakaran Hutan dan Lahan, Teknologi Satelit dan Analitik Data Jadi Kunci

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 06:46 WIB

BPKN RI: Meski ada Satgas Keamanan Pangan, Negara Perlu Hadir atasi Keracunan MBG dan Cemaran Lainnya

Jumat, 21 Agustus 2026 - 17:13 WIB

4 Tips Presentasi Menarik untuk Gaet Banyak Klien di Era 360 Marketing

Berita Terbaru

Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik, Dr. Adi Suparto

Opini

Karpet Merah Bukan untuk Anak Petani

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:53 WIB

Menteri Agama RI, Prof. Dr. KH. Nasaruddin Umar (kiri) bersama dengan Direktur OT Group, Dr. Yosua Jap, (kanan)

Ekonomi & Bisnis

Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT

Selasa, 25 Agu 2026 - 12:05 WIB