BOGOR, Mediakarya – Penerapan uji coba rekayasa ganjil genap di kawasan wisata Puncak Cisarua Kabupaten Bogor tidak terlalu berpengaruh terhadap okupansi hotel di wilayah berhawa sejuk itu. Hal ini terbukti banyak wisatawan asal Jakarta yang menginap di beberapa hotel.
“Sejumlah hotel di wilayah Puncak masih terus didatangi pelancong, walaupun tingkat okupansi masih berada di angka 50 persen tapi dibeberapa hotel ada juga penurunan,” ungkap Ketua PHRI Kabupaten Bogor, Budi Sulistyo kepada Mediakarya, Selasa (7/9/2021).
Lanjut Budi, pihaknya dengan adanya rekayasa ganjil genap oleh Polres Bogor tidak terlalu khawatir karena tidak terlalu berpengaruh.
“Ya pokoknya masih aman walaupun ada penerapan ganjil genap,” kata Budi. (Dedi)











