Kementerian BUMN Sebut 79 dari 88 Proyek Strategis Telah Dirampungkan

- Editor

Kamis, 26 Oktober 2023 - 18:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya – Staf Khusus Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Arya Sinulingga menyebutkan sebanyak 79 dari total 88 proyek strategis Kementerian BUMN yang ditargetkan, telah rampung.

“Ketika Pak Erick (Menteri BUMN Erick Thohir) masuk dia punya prioritas strategi itu adalah 88 tugas yang harus dikerjakan. Setelah 4 tahun kita sudah mengerjakan sekitar 79 kerjaan strategis,” kata Arya dalam sebuah sesi diskusi di Gedung Kementerian BUMN, Jakarta Pusat pada Kamis.

Dia menambahkan pada akhir tahun ini progres pengerjaan proyek strategis Kementerian BUMN akan mencapai 90 persen.

“Jadi tinggal setahun lagi ya kami tinggal punya 9 lagi kerjaan,” ungkap Arya.

Adapun sebanyak 62 proyek strategis dari yang telah dikerjakan, terang Arya, mencakup proyek akuisisi perusahaan, unlock value, merger dan holdingisasi, restrukturisasi keuangan, pembenahan organisasi, pengembangan bisnis, dan pembangunan infrastruktur.

“Ada yang namanya 62 proyek itu ada 2 proyek akuisisi perusahaan, 19 proyek merger holdingisasi dan integrasi, kemudian ada 5 proyek unlock value dan ini nilainya lebih dari Rp68 triliun, dan 7 proyek financial restructuring,” jelas Arya.

Baca Juga:  JAPPDI Dukung Pemerintah Jaga Stabilitas Harga Daging Sapi

Selain itu, Arya menambahkan, Kementerian BUMN juga telah merampungkan 17 proyek pengembangan bisnis, 9 proyek pembenahan organisasi dan 3 proyek pembangunan infrastruktur.

Arya optimis proyek strategis Kementerian BUMN yang belum rampung dapat diselesaikan pada tahun depan.

“Akhir tahun ini tercapai sampai 90 persen dari total 88. Jadi mudah-mudahan tahun depan kami ya tipis lah ke 100 persen tugas yang sudah kita prioritaskan itu masuk semua,” ucapnya, dilansir dari antara.

Adapun Kementerian BUMN membentuk Strategic Delivery Unit (SDU) yang berada langsung di bawah Menteri BUMN dan Wakil Menteri BUMN untuk mendorong percepatan penyelesaian proyek BUMN tersebut. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan
Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata
IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria
Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku
Jokowi dan Bahlil Dituding Pihak Paling Bertanggungjawab Dalam Kasus Pulau Rempang
Membongkar Kebohongan Jokowi dalam Kasus Rempang-Galang
Paska Kongres Jakarta, Pengurus Baru Garda Pemuda NasDem Nias Selatan Siap Rangkul Generasi Muda
Analis Politik Irwan Suhanto: Kasus Febrie Adriansyah Jangan Dijadikan Alasan Melemahkan Supremasi Sipil

Berita Terkait

Jumat, 31 Juli 2026 - 08:00 WIB

Pelaksanaan Munas III KBI Ricuh, Panitia Penyelenggara Terancam Dipolisikan

Kamis, 30 Juli 2026 - 15:13 WIB

Miliki Basis Massa Akar Rumput, Partai Gerakan Rakyat Kini tak Lagi Dipandang Sebelah Mata

Kamis, 30 Juli 2026 - 14:21 WIB

IAW Sebut Konflik Pulau Rempang Bukti Kegagalan Rezim Jokowi dalam Tata Kelola Agraria

Rabu, 29 Juli 2026 - 17:05 WIB

Menanti Status Hukum Djan Faridz dalam Kasus Harun Masuku

Rabu, 29 Juli 2026 - 08:43 WIB

Jokowi dan Bahlil Dituding Pihak Paling Bertanggungjawab Dalam Kasus Pulau Rempang

Berita Terbaru