Ribuan Demonstran Padati Kota Barcelona

- Penulis

Minggu, 12 September 2021 - 08:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ribuan orang Catalan melakukan aksi damai dan mengibarkan bendera di Barcelona pada hari Sabtu (11/9/2021) Foto: Reuters

Ribuan orang Catalan melakukan aksi damai dan mengibarkan bendera di Barcelona pada hari Sabtu (11/9/2021) Foto: Reuters

BARCELONA, Mediakarya – Ribuan orang Catalan melakukan aksi damai dan mengibarkan bendera di Barcelona pada hari Sabtu (11/9/2021), aksi massa itu menyerukan kemerdekaan kawasan tersebut dari Spanyol.

Demonstran yang tergabung dalam Assemblea Nacional Catalana ANC itu, adalah yang pertama sejak pemerintah Spanyol mengampuni sembilan pemimpin separatis Catalan yang telah dipenjara karena peran mereka dalam upaya gagal pada 2017, yang merupakan krisis politik terbesar Spanyol dalam beberapa dekade.

Sebagian besar pengunjuk rasa mengenakan penutup wajah. Polisi mengatakan sekitar 108.000 orang ambil bagian. ANC menempatkan angka itu mendekati 400.000.

Angka itu lebih rendah dari pada 2019, ketika sekitar 600.000 melakukan aksi, dan tahun lalu, ketika hanya protes statis kecil yang diselenggarakan untuk mematuhi pembatasan Covid-19.

Beberapa dari sembilan politisi dan aktivis yang diampuni menghadiri protes hari Sabtu. Di Catalonia, 11 September menandai La Diada, peringatan jatuhnya Barcelona ke tangan pasukan Spanyol pada tahun 1714 dan telah ditandai dalam dekade terakhir oleh demonstrasi separatis.

“Untuk pertama kalinya dalam empat tahun, sembilan orang yang sangat istimewa telah berpartisipasi di La Diada lagi. Para tapol kembali ke jalanan,” kata ketua ANC Elisenda Paluzie.

Baca Juga:  Wapres Minta NU Mainkan Peran Hadapi Isu-Isu Global

Aktivis budaya Jordi Cuixart, yang termasuk di antara mereka yang dipenjara, mendesak massa untuk terus berjuang demi kemerdekaan.

“Mereka yang meminta kami untuk membalik halaman dan tidak ingin kami berjuang untuk penentuan nasib sendiri… Apa rencana Spanyol untuk Catalonia? Tidak ada. Hanya represi dan represi lagi,” katanya.

Protes terjadi pada saat ketegangan yang lebih rendah antara Barcelona dan Madrid dibandingkan tahun-tahun sebelumnya karena pemerintah pusat dan daerah mendukung dialog meskipun pandangan mereka menentang kemerdekaan.

Pemerintah pusat dan daerah diperkirakan akan bertemu minggu depan di Barcelona untuk melanjutkan pembicaraan tentang konflik politik Catalonia, yang telah ditangguhkan sejak Februari 2020.

Dikutip dari Reuters, Perdana Menteri Spanyol Pedro Sanchez belum mengkonfirmasi apakah dia akan hadir, dan pembicaraan berisiko dibayangi oleh bentrokan baru-baru ini antara kedua pemerintah terkait dengan bandara Barcelona.

Pemerintah Spanyol mengatakan pihaknya membatalkan usulan investasi 1,7 miliar euro ($ 2 miliar) untuk memperluas bandara, dengan mengatakan pihaknya tidak memiliki dukungan dari otoritas regional yang mempertanyakan potensi dampak lingkungan sambil menuduh Madrid bertindak tidak jujur. (dji)

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo
Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir
Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah
Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus
Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak
Potong Babi Hutan Simbolkan Pembersihan Koruptor, LSM PMPR Demo Pemkot Bandung
Polda Metro Jaya Ringkus WNA Asal Brunei Yang Aniaya WNA Lain Hingga Tewas
realme C100i Jadi Pilihan Anak Muda Aktif dengan Baterai 7000mAh
Berita ini 10 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Sabtu, 30 Mei 2026 - 22:29 WIB

Gandeng BPJPH, Delana dan Kain Halal Hadirkan Inovasi dari Hulu hingga Hilir

Sabtu, 30 Mei 2026 - 15:14 WIB

Layanan BJB Syariah Terganggu, Ketua BPKN RI Minta Transparansi dan Perlindungan Nasabah

Jumat, 29 Mei 2026 - 10:30 WIB

Polisi Amankan 8 Orang Saat Operasi Cipkon Di Jakpus

Rabu, 27 Mei 2026 - 06:59 WIB

Kepongahan AS Meredup, Kekuasaan Tak Lagi Mutlak

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Ekonomi & Bisnis

Debt Collector Tak Bisa Lagi Teror Nasabah

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:59 WIB

Presiden Prabowo Subianto (Ist)

Headline

Dari Pra Bowo ke Paska Bowo

Minggu, 31 Mei 2026 - 14:43 WIB