Bupati: Produksi Ikan di Bangli Capai 45,5 Persen Produksi Ikan Bali

- Penulis

Sabtu, 8 Juni 2024 - 20:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BANGLI, BALI, Mediakarya – Bupati Bangli Sang Nyoman Sedana Arta mengemukakan produksi ikan di daerahnya pada 2023 mencapai 4.277 ton atau setara 45,5 persen dari total produksi budi daya Provinsi Bali.

Bupati mengatakan hal itu saat melahirkan kampanye gemar makan ikan untuk meningkatkan asupan gizi ke masyarakat, terutama anak-anak dan balita, demikian siaran pers Diskominfo Bangli, Sabtu.

“Ada dua hal yang melatari kegiatan GEMARIKAN ini, yang pertama Kabupaten Bangli mempunyai potensi sektor perikanan cukup besar yang bersumber dari budi daya. Dimana di tahun 2023 mencapai 4.277 ton atau setara 45,5 persen dari total produksi budi daya Provinsi Bali,” kata Bupati Bangli.

Kedua, indeks konsumsi makan ikan masyarakat Bangli baru mencapai 39,65 kg perkapita per tahun dan berada di bawah Provinsi yang sudah mencapai 47, 09 kg perkapita per tahun.

“Dari berbagai literatur yang kita dapatkan ikan merupakan sumber protein hewani yang mengandung lemak tak jenuh berupa omega 3 yang tentunya sangat cocok untuk pertumbuhan balita dan anak anak,” ucap dia.

Lebih lanjut Bupati Asal Desa Sulahan itu mengatakan untuk menggugah minat balita dan anak anak hendaknya bisa mengubah dan merekayasa bentuk masakan ikan menjadi olahan lain yang lebih menarik seperti bakso ikan, nugget ikan, sosis ikan, kerupuk ikan dan lain sebagainya.

Dalam laporannya, Kadis Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan Pemkab Bangli I Wayan Sarma mengatakan berdasarkan Instruksi Presiden no 1/2017 tentang gerakan masyarakat hidup sehat, dan Peraturan Pemerintah no 72/2021 tentang program pengurangan stunting, maka kegiatan GEMARIKAN ini masuk dalam dua agenda yaitu sebagai gerakan masyarakat hidup sehat (GERMAS), dan program percepatan penurunan stunting di Bangli.

Gemarikan ini memiliki tujuan untuk meningkatkan status gizi masyarakat terutama balita, anak anak dan Ibu hamil.

Ia menambahkan bahwa ikan merupakan bahan pangan yang murah, mudah didapat dan merupakan sumber makanan bergizi tinggi karena mengandung omega 3 yang sangat berguna untuk kecerdasan otak.

Selain itu mengandung protein, vitamin, mineral serta memiliki kandungan kolesterol yang rendah.

Baca Juga:  Prabowo Serahkan Dokumen Pertahanan Strategis Kepada TNI

“Pentingnya makan ikan untuk peningkatan gizi masyarakat terutama pada anak-anak untuk mencegah stunting, meningkatkan pertumbuhan dan perkembangan sel otak, kesehatan mental maupun fisik,” ujar Wayan Sarma, dilansir dari antara.

Beserta Ketua TP_ PKK Kab. Bangli yang juga selaku Ketua FORIKAN Kab. Bangli Ny. Sariasih Sedana Arta yang didampingi oleh Wakil Bupati Bangli I Wayan Diar Beserta Ketua GOW Kab. Bangli Ny. Suciati Diar menghadiri kegiatan Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan ( GEMARIKAN) Di Kabupaten Bangli yang bertempat di SMPN 4 Tembuku, Kamis 6/6/2024.

Turut hadir dalam kegiatan GEMARIKAN tersebut Kepala Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Bali, Pempinan Perangkat Daerah (PD) terkait d Lingkungan Pemerintahan Kabupaten Bangli, Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan Tembuku, Kepala Desa Yangapi, Ketua Penggerak PKK Kecamatan Tembuku, Perwakilan Dharma Wanita Persatuan Kab. Bangli, Klian Dinas Desa Yangapi dan para siswa siswi dari SMPN 4 Tembuku

Sementara itu Bupati Bangli dalam sambutannya mengungkapkan, berdasarkan Peraturan Menteri Kelautan dan Perikanan Nomor 29 Tahun 2006 tentang Forum Peningkatan Konsumsi Ikan, maka Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan (GEMARIKAN) perlu terus ditingkatkan, mengingat Gemarikan dapat dimulai dari keluarga dimana anak – anak sekarang lebih suka makan makanan cepat saji berbahan dasar non ikan yang banyak tersedia di pasaran.

Sehingga dengan meningkatnya konsumsi ikan di masyarakat saat ini berimbas pada peningkatan kebutuhan ikan segar maupun produk olahan yang berbahan ikan. Hal ini sudah barang tentu akan berdampak secara tidak langsung bagi usaha kesejahteraan petani/kelompok pembudidaya ikan.

“Nah peluang ini hendaknya bisa dimanfaatkan oleh masyarakat terutama pelaku usaha perikanan maupun pengolah hasil perikanan untuk meningkatkan produknya. Untuk itu diharapkan kepada petani/kelompok pembudi daya ikan dan pelaku usaha perikanan untuk semakin mengintensifkan usaha yang digeluti agar bisa bersaing di era global. Saya juga berharap kepada masyarakat pembudi daya ikan di Danau Batur agar tetap memperhatikan daya dukung dan kelestarian lingkungan agar keberadaan Danau ini tetap terjaga dan lestari untuk kita wariskan kepada anak cucu kita,” katanya. (sm)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit
Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional
Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar
Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos
Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan
Pemkab Nias Selatan Gelar Bimtek SIPD BMD untuk Benahi Penataan Aset Daerah
Dipeluk, Bukan Dipukul
Dari Habibie hingga Prabowo, Nannie Hadi Tjahjanto Wujudkan Pendidikan Berkualitas di SMA Pradita Dirgantara
Berita ini 3 kali dibaca

Berita Terkait

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:02 WIB

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Juni 2026 - 21:29 WIB

Kopkar Forindo Siap Perkuat SDM dan Perlindungan Pekerja Industri Logistik Nasional

Jumat, 19 Juni 2026 - 17:50 WIB

Renovasi Rumah Dinas Ketua DPRD Sukabumi Disorot, Mahasiswa Pertanyakan Efisiensi Anggaran Rp1 Miliar

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:48 WIB

Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat, Yusuf Nache Hadiri Rakor Bersama Mensos

Jumat, 19 Juni 2026 - 12:10 WIB

Tahu-Tempe dan Impor Kedelai yang Mematikan

Berita Terbaru

Adi Suparto: Pakar Komunikasi Politik dan Kebijakan Publik

Headline

Sebelum Bukti Bicara, Ruang Kebenaran Mulai Menyempit

Sabtu, 20 Jun 2026 - 22:02 WIB

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung saat didatangi para siswa SD di Jakarta.

DKI

Gubernur Pramono Genjot Pendidikan Gratis di Jakarta

Sabtu, 20 Jun 2026 - 14:34 WIB