Kasus Persetubuhan Anak Di Bawah Umur Kembali Terjadi Di Kota Bekasi

- Editor

Kamis, 23 September 2021 - 13:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kakek korban persetubuhan anak di bawah umur usai laporkak kasus tersebut di Mapolres Metro Bekasi Kota

Kakek korban persetubuhan anak di bawah umur usai laporkak kasus tersebut di Mapolres Metro Bekasi Kota

KOTA BEKASI, Mediakarya – Kasus persetubuhan anak di bawah umur kembali terjadi di wilayah hukum Polres Metro Bekasi Kota. Bocah perempuan berusia 11 tahun berinisial SOF di Bekasi Timur, Kota Bekasi diduga disetubuhi pacar tantenya sendiri.

Aulia Febriana (36), salah satu kerabat korban mengatakan, kejadian berlangsung pada Rabu (8/9/2021) yang lalu di kediaman korban wilayah, kelurahan Duren Jaya, Bekasi Timur.

“Jadi yang jelas pelakunya pacar tantenya korban, dia sering main ke rumah,” kata wanita yang Aulia saat dikonfirmasi, Sabtu (18/9/2021).

Saat kejadian, pelaku berinisial RL (29) datang ke rumah korban dengan maksud membicarakan rencana penjualan rumah dengan ibu asuh korban. Pelaku datang pada malam hari seorang diri, tante korban sedang tidak ada di rumah sehingga pelaku bertemu dengan ibu asuh korban.

Setelah bincang-bincang selesai, ibu asuh korban masuk ke dalam kamar sementara pelaku tetap berada di ruang tamu seorang diri.

“Pada saat kejadian tantenya enggak di rumah, awalnya dia datang membicarakan penjualan rumah,” jelas dia.

Sebelum kejadian itu, korban dengan pelaku sudah kerap berbincang melalui pesan singkat. Malam itu, kondisi rumah hanya dihuni tiga orang ; korban, adiknya berusia tiga tahun dan ibu asuh.

“Di rumah enggak ada siapa-siapa lagi, pas ibunya masuk kamar baru dia begituin korban di ruang tamu,” ucapnya.

Korban yang masih berusia 11 tahun diduga dipaksa untuk memuaskan nafsu bejat pelaku, dia juga sempat diancam untuk tidak memberitahukan ke siapapun usai disetubuhi.

Baca Juga:  Proyek Drainase Dikerjakan Tak Sesuai Prosedur, LPKAN Soroti Kinerja DBMSDA Kota Bekasi

“Jadi dia (korban) enggak boleh bilang siapa-siapa, karena dia kan biar bagaiamanapun masih masa pertumbuhan, masih anak,” ucap Aulia.

Selang beberapa hari kemudian, tante korban memergoki percakapan antara pelaku dengan korban di ponselnya. Dari situ, perbuatan bejat pelaku terbongkar. Korban akhirnya mau bercerita terkait perbuatan persetubuhan yang dialami.

“Disitulah dia ketahuan, pas ketahuan dari chat (pesan) pelaku sama korban, diperiksa hp-nya dia juga sempat cerita ke teman-temannya kalau digituin (setubuhi) namanya anak-anak enggak tahu apa-apa,” ucapnya.

Kasus tersebut sudah dilaporkan ke Polres Metro Bekasi Kota dengan nomer LP/B/2318/IX/2021/SPKT/Restro Bekasi Kota/Polda Metro Jaya oleh Kakek koran bernama Andreas Finandes. Korban juga sudah divisum dan bukti chat pelaku juga sudah ditunjukkan ke polisi.

“Sudah lapor dan sudah visum dari hari Minggu kemarin (12/9/2021), tapi sampai saat ini sudah dalam tahap penyidikan katanya,” ungkap Andreas pada Kamis (23/09/21).

Andreas menerangkan bahwa di unit PPA Sat Reskrim Polrestro Bekasi Kota, ditanya oleh penyidik dengan beberapa pertanyaan seputar kasus tersebut.

“Tadi ditanya kronologis kejadian, terus ditanya kenal sama pelaku atau tidak. Hari ini baru sampai penyelidikan, nanti masih ada tahap lagi gitu aja,” imbuhnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal
Komisi IV DPRD Bekasi: Tak Dibenarkan Dirut RSUD CAM Potong Remunerasi dan Intimidasi Karyawan
Tata Kelola RSUD CAM Kota Bekasi Disorot, Pegawai Mengeluh Tekanan Kerja Hingga Dugaan Pemotongan Remunerasi

Berita Terkait

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Senin, 26 Oktober 2026 - 12:59 WIB

Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki

Senin, 26 Oktober 2026 - 08:36 WIB

Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?

Berita Terbaru

Para siswi SMP Negeri 5 Kota Bekasi saat berbelanja di Pasar Tradisional Seroja

Daerah

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Rabu, 28 Okt 2026 - 10:09 WIB