Klarifikasi Kejadian Kebocoran Air di Jl. Jatiwaringin Pondok Gede Bekasi

- Editor

Rabu, 18 Juni 2025 - 18:51 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

JAKARTA, Mediakarya- PAM JAYA menyampaikan klarifikasi atas kejadian kebocoran air yang terjadi pada Selasa, 17 Juni 2025 di Jl. Jatiwaringin, Pondokgede Bekasi, tepatnya pada area proyek Sistem Penyediaan Air Minum (SPAM) Buaran Hilir. Kebocoran terjadi saat sedang dilakukan uji coba hidrostatik (hydrostatic test) pipa, namun terjadi kebocoran pada salah satu valve (katup), sehingga air menyembur ke udara dan mengalir ke jalanan.

Air yang menyembur tersebut cukup deras sehingga menyebabkan jalanan tergenang beberapa saat dan lalu lintas di sekitar lokasi menjadi tersendat sementara.

PAM JAYA telah melakukan pengecekan kondisi di lokasi pekerjaan hingga pukul 14.30WIB dan tidak adanya kerugian material maupun korban yang terdampak akibat kejadian tersebut.

“Kejadian ini menjadi pengingat penting untuk terus meningkatkan kualitas pelaksanaan setiap tahap pekerjaan. Kami telah melakukan penanganan dengan cepat dan menjadikannya sebagai evaluasi bersama untuk perbaikan berkelanjutan”, ujar Direktur Teknik, Akhmad Santika.

Baca Juga:  PAM JAYA Hadirkan Program “Difabel Empowering” Untuk Wujudkan Ruang Kerja yang Inklusif

Sebagai tindak lanjut, PAM JAYA telah mengganti jenis sambungan valve, menambah pengamanan di lokasi pekerjaan, menempatkan petugas pengatur lalu lintas (flagman) dan menyediakan akses naik turun di sekitar area pekerjaan.

PAM JAYA menyampaikan mohon maaf atas ketidaknyamanan yang terjadi, dan kami informasikan bahwa kondisi saat ini sudah aman dan jalan sudah tidak tergenang. Namun demikian, kami tetap mengimbau para pengendara untuk tetap berhati-hati saat melintas di area tersebut dan seluruh area proyek-proyek PAM JAYA, patuhi rambu-rambu lalu lintas dan K3 Proyek serta petugas lalu lintas di masing-masing area proyek. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang
Wali Murid SDN Burangkeng 03 Bekasi Tolak Pindah ke SDN Burangkeng 05, Tuntut Kepastian Relokasi
Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”
Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak
IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN
Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:50 WIB

Mbak Yuke: Penanganan Banjir di Jakarta Butuh Waktu Panjang

Kamis, 29 Oktober 2026 - 21:22 WIB

Wali Murid SDN Burangkeng 03 Bekasi Tolak Pindah ke SDN Burangkeng 05, Tuntut Kepastian Relokasi

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:23 WIB

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Berita Terbaru