Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”

- Editor

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:30 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Organisasi lingkungan hidup Prabu Peduli Lingkungan memperingati ulang tahun ke-7 di area makam Mbah Raden Kebluk, TPA Sumur Batu, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).

Organisasi lingkungan hidup Prabu Peduli Lingkungan memperingati ulang tahun ke-7 di area makam Mbah Raden Kebluk, TPA Sumur Batu, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).

KOTA BEKASI, Mediakarya – Organisasi lingkungan hidup Prabu Peduli Lingkungan memperingati ulang tahun ke-7 di area makam Mbah Raden Kebluk, TPA Sumur Batu, Kota Bekasi, Rabu (28/10/2026).

Peringatan bertema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara” ini diisi dengan doa bersama, santunan anak yatim, dan penanaman pohon. Selain itu, karena hari jadi organisasi ini bertepatan dengan hari sumpah pemuda, rangkaian acara dilengkapi dengan pembacaan ikrar sumpah pemuda.

Ketua Umum Prabu Peduli Lingkungan, Carsa Hamdani, mengatakan, perjalanan tujuh tahun menjaga komitmen di bidang lingkungan bukanlah hal yang mudah.

“Sejak 28 Oktober 2019, kami bergerak lewat edukasi, advokasi, dan aksi lingkungan hidup yang berbasis kearifan lokal dan komunitas. Kami adalah friends of local wisdom (sahabat kearifan lokal) yang terus berupaya menjadi sahabat alam penjaga bumi,” kata Carsa.

Baca Juga:  Prabu PL dan CDK Wilayah I Jabar Siap Bersinergi untuk Penghijauan

Menurutnya, seluruh gerakan itu dijalankan secara mandiri dan swadaya sejak awal. “Bisa bertahan sampai saat ini merupakan pencapaian luar biasa,” ujarnya.

Sementara itu, Sekretaris Umum Prabu Peduli Lingkungan, Rido Satriyo, menjelaskan bahwa tema yang diusung merupakan seruan ekologis. Menurut dia, tema tersebut adalah bentuk ikhtiar spiritual sekaligus panggilan jiwa untuk melestarikan bumi Indonesia.

Rido menegaskan, munajat dalam kegiatan ini bukan sekadar doa di atas sajadah. Lebih dari itu, munajat menjadi komitmen mendalam untuk menjaga keseimbangan ekosistem, kekayaan hayati, serta keindahan alam yang diamanahkan kepada manusia.

“Di tengah tantangan perubahan iklim dan kerusakan lingkungan, kami mengajak untuk mengetuk pintu langit yang diiringi aksi nyata sebagai kunci merawat tanah air tempat kita dilahirkan,” ujar Rido. (Pri)

Komentar ditutup.

Berita Terkait

Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak
IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN
Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?
Direktur Program PKSD UI Sentil Dirut RSUD CAM Bekasi: Berhenti Berlagak Pemilik Saham Tunggal

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Selasa, 27 Oktober 2026 - 07:15 WIB

NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka

Berita Terbaru