Teluh Jampang, Lagu Pop Sunda yang Sarat Makna dan Viral di Media Sosial

- Penulis

Rabu, 20 Agustus 2025 - 10:18 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

tangkapan layar video klip Gasentra Pajampangan

tangkapan layar video klip Gasentra Pajampangan

SUKABUMI, Mediakarya – Nina Ayu Susanti, talenta muda asal Sukabumi, kembali mencuri perhatian lewat lagu bergenre pop Sunda. Lewat kanal YouTube Gasentra Pajampangan, ia berhasil membawakan puluhan lagu pop Sunda dengan sentuhan kekinian, dan sukses meraih ratusan ribu hingga jutaan penonton di setiap karyanya.

Perempuan berusia 24 tahun asal Desa Wanasari, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi ini dikenal bukan hanya karena paras cantiknya, tetapi juga suara merdu dan khas dengan lengkingan indah ketika melantunkan lagu. Salah satu lagunya yang kini viral dan ramai dijadikan backsound di TikTok adalah Teluh Jampang.

Pimpinan Sanggar Seni Gasentra Pajampangan, Pian Maulana, mengungkapkan rasa bangga atas viralnya lagu tersebut.

“Sebagai pembawa single ini, tentu alhamdulillah dan bangga banyak orang Sunda yang menggunakan audio Teluh Jampang sebagai backsound. Harapannya, lirik lagu ini bisa terserap dan diamalkan dalam kehidupan nyata karena sarat makna moral,” ujar Pian, Rabu (20/8/2025).

Lagu Teluh Jampang diciptakan oleh DR Agus Kapinis dan diaransemen oleh Pian Maulana. Menurut Pian, makna teluh dalam lagu ini bukan sihir atau santet, melainkan tetekon atau pedoman hidup yang diwariskan leluhur Sunda.

Baca Juga:  Revina Alvira, Penyanyi Dangdut Asal Sukabumi yang Viral, Rilis Single Terbaru

“Tetekon lebih diartikan sebagai adab dan sopan santun kepada sesama manusia, alam, dan hewan. Ini pedoman hidup yang harus dijalani setiap urang Sunda agar selaras dengan filosofi silih asah, silih asih, silih asuh,” jelas Pian.

Lagu yang dirilis pada 28 Mei 2022 ini kini semakin populer setelah banyak digunakan sebagai backsound konten kreator di media sosial. Dalam video klipnya, Nina dan para pemusik tampil mengenakan pakaian dari brand lokal Teluh Jampang.

“Kerja sama dengan brand lokal ini juga menjadikan istilah Teluh Jampang memiliki makna baru yang positif dan identik dengan kearifan lokal,” tambah Pian.

Selain Teluh Jampang, Nina Ayu Susanti yang tergabung di Sanggar Seni Gasentra Pajampangan sudah menyanyikan 12 lagu pop Sunda karya orisinal sanggar tersebut. Semua karyanya bisa dinikmati di kanal YouTube Gasentra Pajampangan yang kini memiliki lebih dari 5,54 juta subscriber. (eka)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Mermaid & Merman Indonesia 2026: Rahayu Suwarno dan Arief Zohiril Fikri Jadi Juara, Kampanyekan Pelestarian Laut
Michelle Ziudith Ungkap Tantangan Peran Emosional di Sinetron Jejak Duka Diandra, Akui Kelelahan Fisik dan Mental
Mermaid & Merman Indonesia 2026 Hadirkan Wet Performance Bertema Hari Bumi di Hotel Borobudur Jakarta
Kabar Duka! Melinda Peggy Darwin Tutup Usia di Singapura, Berikut Jadwal Ibadah dan Prosesi Kremasi
Maknai Perjuangan Emansipasi, Desainer Migi Rihasalay Bersama Sosialita Wanita Hebat Rayakan Hari RA Kartini
Film Horor “Aku Harus Mati” Angkat Isu Validasi Sosial, Tayang Serentak 2 April 2026
Isu Eric Syafutra dan Shyalimar Malik Ramai, Diduga Terkait Proyek Film Bertema Perselingkuhan
Totalitas Agoye Mahendra di Sinetron “Merangkai Kisah Indah”, Rela Tolak Proyek Film Demi Performa Maksimal
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 27 April 2026 - 13:57 WIB

Mermaid & Merman Indonesia 2026: Rahayu Suwarno dan Arief Zohiril Fikri Jadi Juara, Kampanyekan Pelestarian Laut

Minggu, 26 April 2026 - 11:34 WIB

Michelle Ziudith Ungkap Tantangan Peran Emosional di Sinetron Jejak Duka Diandra, Akui Kelelahan Fisik dan Mental

Jumat, 24 April 2026 - 17:55 WIB

Mermaid & Merman Indonesia 2026 Hadirkan Wet Performance Bertema Hari Bumi di Hotel Borobudur Jakarta

Jumat, 24 April 2026 - 14:58 WIB

Kabar Duka! Melinda Peggy Darwin Tutup Usia di Singapura, Berikut Jadwal Ibadah dan Prosesi Kremasi

Kamis, 23 April 2026 - 13:29 WIB

Maknai Perjuangan Emansipasi, Desainer Migi Rihasalay Bersama Sosialita Wanita Hebat Rayakan Hari RA Kartini

Berita Terbaru