Era Baru Layanan Hotel, Pengalaman Tamu Kini Serba Pintar dan Terintegrasi

- Editor

Kamis, 21 Agustus 2025 - 19:10 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BALI, Mediakarya – Industri perhotelan di destinasi wisata unggulan seperti Bali dan Lombok tengah bergerak ke arah layanan yang lebih personal dan berbasis teknologi.

Tamu hotel kini tidak lagi hanya mengharapkan kamar yang nyaman, tetapi juga pengalaman menginap yang terintegrasi dengan hiburan dan layanan digital.

Menjawab perubahan keinginan konsumen saat ini, Transvision resmi menggandeng PT Metra Telemedia (MTM) sebagai mitra eksklusif penyedia aplikasi Transvision Hospitality untuk Bali dan Lombok.

Kolaborasi ini diresmikan pada Kamis, 21 Agustus 2025, yang dihadiri Direksi kedua perusahaan. Jimmy Suhendra, Direktur Utama MTM, menegaskan bahwa kerja sama ini merupakan langkah penting dalam menjawab kebutuhan industri perhotelan yang terus berkembang.

“Hotel-hotel kini tidak hanya menjual kamar, tetapi juga menjual pengalaman. Perilaku tamu berubah, mereka ingin hiburan dan layanan hotel tersedia dalam genggaman tanpa ribet. Dengan Transvision Hospitality, semua dapat diakses melalui Smart TV di kamar hotel,” ujarnya.

MTM sendiri merupakan bagian dari PT Arjuna Dewata Bali, yang berpengalaman dalam menghadirkan solusi teknologi untuk sektor pariwisata di Pulau Dewata.

Baca Juga:  Transvision & ION Network Bangun Sinergi Strategis, Hadirkan Ekosistem Streaming Melalui CubMu

Transvision Hospitality menghadirkan sejumlah fitur unggulan yang dirancang untuk memanjakan tamu sekaligus memudahkan operasional hotel.

Sistem ini memungkinkan akun hiburan tamu otomatis terhapus saat checkout, menyediakan informasi seputar destinasi wisata di sekitar hotel, dan memungkinkan pemesanan makanan serta minuman melalui layar televisi kamar yang sudah terintegrasi.

Semua layanan ini dirancang agar tamu merasa dilayani secara personal tanpa ribet, sementara pihak hotel mampu meningkatkan kualitas layanan tanpa menambah kompleksitas operasional.

Brando Tengdom, Direktur Sales & Marketing Transvision, menyebutkan sebagai langkah menuju standar baru pelayanan dalam bisnis perhotelan.

“Kami ingin membuat tamu merasa dilayani tanpa batas, sementara hotel bisa meningkatkan kualitas layanan secara efisien. Inovasi ini memungkinkan hotel menghadirkan hiburan premium, terintegrasi layanan, dan kenyamanan digital sekaligus,” jelasnya.

Kerja sama ini diharapkan tidak hanya menghadirkan teknologi baru, tetapi juga memperkuat ekosistem pariwisata Bali dan Lombok.

Dengan semakin tingginya ekspektasi wisatawan internasional maupun domestik, integrasi layanan digital di kamar hotel melalui aplikasi Transvision Hospitality diyakini akan menjadi solusi baru dalam industri perhotelan nasional.

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis
Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil
Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah
Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi
BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi
Sekolah dan Guru Adu Inovasi AI di Acer Smart School Awards 2026, Hadiah Rp600 Juta
Dapur MBG Bermasalah, Guru dan Wartawan Jadi Pihak Tertuduh
Perkuat Perlindungan Wisatawan dan Pariwisata Nasional, BPKN Dukung Asuransi Wajib Turis Asing

Berita Terkait

Kamis, 24 September 2026 - 12:32 WIB

Ribuan Anthurium Terbang ke Philipina Tiap Bulan, Stok Petani Tanaman Hias Karanganyar Menipis

Rabu, 23 September 2026 - 14:08 WIB

Tata Kelola Tambag Kian Amburadul, GNK Desak Prabowo Pecat Bahlil

Selasa, 22 September 2026 - 07:44 WIB

Adhi Industri Siap Kawal Program Waste to Energy Pemerintah

Senin, 21 September 2026 - 17:05 WIB

Dukung Walikota Ngantor di RW, Ini Kata Ketua KADIN Kota Bekasi

Jumat, 18 September 2026 - 08:06 WIB

BPKN Desak Penindakan Tegas Beras Fortifikasi Bermasalah, Konsumen Harus Dilindungi

Berita Terbaru