Vaksin Mobile Malam Hari, Masih Banyak Warga Yang Belum Vaksin

- Penulis

Sabtu, 25 September 2021 - 10:47 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

KOTA BEKASI, Mediakarya – Gerai Vaksin Merdeka Aglomerasi yang dilakukan dirasakan kurang maksimal, Polres Metro Bekasi Kota gelar vaksin Mobile di wilayah Galaxi, kelurahan Jakasetia, Bekasi Selatan, pada Jumat (24/09/21) malam.

Dikatakan Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Rama Samtama Putra bahwa ada 112 Gerai Vaksin Merdeka Aglomerasi yang tersebar di 56 kelurahan, dan dilakukan pada pagi hingga sore hari. Namun masih dirasakan kurang maksimal.

“Namun demikian, untuk menjaring animo masyarakat pada malam hari, khususnya para pedagang yang beraktifitas di malam hari dan belum divaksin, kita juga menyelenggarakan vaksin mobile, ini dilengkapi dengan tim baik dari nakes maupun anggota untuk input data,”kata AKBP Rama Samtama Putra.

Wakapolres Metro Bekasi Kota AKBP. Rama Samtama Putra didampingi Kabag OPS Kompol. Agus Rohmat memantau langsung jalannya vaksin.

“Ini sebagai bagian dari upaya percepatan akselerasi cakupan vaksinasi di Bekasi Kota, sebenarnya sudah dari yang lalu-lalu, khususnya tiga hari lalu sebenarnya ada 1112 gerai,”

Wakapolres menuturkan, bahwa vaksin di malam hari dilakukan untuk dapat memenuhi kebutuhan masyarakat.

“Ini menjaring, ada pertama tadi di alun-alun dan sekarang di daerah Bekasi Selatan, cukup banyak ternyata, jadi warga masyarakat yang mungkin siang terlalu sibuk, kegiatan kemudian malam, pada saat mencari makan, ternyata antusias sangat tinggi.

Baca Juga:  Pengamat Sebut Praktik Proyek Ijon Jadi Tantangan Calon Kepala Daerah di Kota Bekasi

Dengan menggunakan mobil kesehatan, petugas menyasar para warga yang sedang berada di tempat makan. Mereka ditawari vaksin secara gratis oleh petugas.

Berdasarkan pemantauan, masih banyak warga yang belum menjalani vaksin. Darsono (28), salah satu warga yang ikut menjalani vaksin bersama dengan istrinya mengaku senang dengan adanya vaksin mobile, walaupun warga Brebes, Jawa Tengah ini mengaku takut dengan jarum suntik.

“Saya belum pernah divaksin, sebenarnya takut banget sama jarum suntik, tapi tadi selesai vaksin biasa aja ternyata,” katanya.

Tidak semua warga yang ditemui dapat menjalani vaksin. Indra Lesmana (29), salah satu orang yang dinyatakan tidak dapat menjalani vaksin karena masalah kesehatannya.

“Sebenarnya sayang ingin vaksin, cuma tadi pas cek kesehatan, saya punya alergi berat jadi disarankan untuk ke rumah sakit atau puskesmas,” kata Indra.

Namun, ia tetap akan berusaha agar dirinya dapat divaksin karena tuntutan pekerjaan yang mengharuskan dirinya memiliki sertifikat vaksin.

“Ya karena sekarang ditempat kerja harus ada surat vaksin, saya akan tetap coba untuk bisa divaksin,” tandasnya. (Mme)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Storytelling Competition Bank Jakarta Semarakkan PRJ 2026, Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak
OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif DKI
JBJL 2026 Jadi Panggung Lahirnya Talenta Masa Depan Sepak Bola Indonesia
Dinilai Jadi Beban APBD, Inspektorat Kota Bekasi Diminta Audit Sejumlah BUMD Yang Terus Merugi
Polemik Dugaan Diskriminasi Anggaran Media di Kota Bekasi, Begini Kata Pakar Komunikasi
Polisi Ringkus Begal Di Bekasi Yang Akibatkan Korban Tewas
‎Andy Lazuardy: Sudin Citata Jakarta Selatan Terbitkan 1.094 PBG dan SLF hingga Kuartal II 2026, Perkuat Pengawasan Bangunan ‎
Pakar Komunikasi Kritisi Kesenjangan Alokasi Anggaran Media di Pemkot dan DPRD Kota Bekasi
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Senin, 6 Juli 2026 - 20:14 WIB

Storytelling Competition Bank Jakarta Semarakkan PRJ 2026, Asah Kreativitas dan Kepercayaan Diri Anak

Senin, 6 Juli 2026 - 19:01 WIB

OJK Apresiasi Dukungan Bank Jakarta dalam Pengembangan Ekonomi Kreatif DKI

Sabtu, 4 Juli 2026 - 17:26 WIB

JBJL 2026 Jadi Panggung Lahirnya Talenta Masa Depan Sepak Bola Indonesia

Jumat, 3 Juli 2026 - 20:02 WIB

Dinilai Jadi Beban APBD, Inspektorat Kota Bekasi Diminta Audit Sejumlah BUMD Yang Terus Merugi

Jumat, 3 Juli 2026 - 15:45 WIB

Polemik Dugaan Diskriminasi Anggaran Media di Kota Bekasi, Begini Kata Pakar Komunikasi

Berita Terbaru

Yudhie Haryono (CEO Nusantara Centre) & Agus Rizal (Ekonom Universitas MH Thamrin)

Opini

Investasi Berkeadilan: Fondasi Ekonomi Pancasila

Senin, 6 Jul 2026 - 19:28 WIB