Tak Takut Ancaman, Kader PDIP Deklarasikan Ganjar Maju di Pilpres 2024

- Penulis

Senin, 27 September 2021 - 06:43 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ganjar Pranowo (Foto; net)

Ganjar Pranowo (Foto; net)

JAKARTA, Mediakarya – Dukungan sejumlah elemen masyarakat maupun kader PDIP sendiri terhadap gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo untuk maju pada Pilpres 2024 mendatang terus mengalir.

Meski DPP PDIP memberi warning dan tidak segan-segan memecat kadernya bila ada yang mendukung atau mendeklarasikan salah satu Capres sebelum ada keputusan resmi dari Ketum PDIP. Namun ancaman itu seolah tidak dihiraukan.

Bahhkan DPC Seknas Ganjar Indonesia (SGI) Kabupaten Purworejo sebagai kandang PDIP mendeklarasikan diri siap mendukung Gubernur Jateng Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024.

Deklarasi digelar di sebuah rumah makan di Purworejo, Sabtu (25/9/2021) petang. Acara juga dihadiri oleh Ketua Dewan Pimpinan Nasional (DPN) SGI Tedy Mulyadi dan Korwil SGI Jateng Alex Ngatidjan. Selain itu tampak hadir pula Wakil Ketua DPC PDIP Purworejo Albertus Sumbogo.

Wakil Ketua DPC PDIP Kabupaten Purworejo, Albertus Sumbogo, mengaku siap dipecat jika dukungan terhadap Ganjar Pranowo maju Pilpres 2024 dianggap sebagai pelanggaran.

Dalam acara itu, Albertus Sumbogo mengaku siap menghadapi sanksi jika dukungan terhadap Ganjar dianggap sebagai pelanggaran. Dalam kepengurusan DPC SGI Kabupaten Purworejo sendiri, ia didapuk menjadi ketua.

Kesiapan menghadapi sanksi itu ia kemukakan setelah sebelumnya Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengumumkan partainya akan memberi sanksi disiplin kepada kader yang menyebutkan atau disebut akan menjadi capres atau cawapres.

Baca Juga:  Pengamat: Sebaiknya PDI-P Menarik Kadernya dari Kabinet Jokowi

Terkait hal tersebut, Sumbogo mengatakan jika Hasto memiliki nalar yang tidak sehat.

“Kan nalare ora sehat iki (nalarnya tidak sehat ini). Rapopo (tidak apa-apa), saya siap dipecat, bangga malah,” tegas Sumbogo.

Melansir laman derik.com, Ketua DPC PDIP Purworejo Dion Agasi Setyabudi pun angkat bicara.

“Jadi apa yang dilakukan oleh Pak Sumbogo selaku pengurus DPC PDIP itu sudah menyalahi aturan. Beliau juga tidak izin ke pengurus lain. Tentu, kami dari DPC nanti akan memberikan sanksi tegas, begitu juga jika ada kader lain yang mengikuti Pak Sumbogo,” kata Dion, Minggu (26/9/2021).

Mengenai sanksi tegas apa yang akan diberikan ke Sumbogo, Dion mengaku masih akan dibahas melalui mekanisme internal partai.

Menurut Dion, urusan pencalonan dan dukung mendukung terkait capres, itu adalah wewenang Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP.

Dion menambahkan, saat ini pihaknya tengah fokus ikut dalam penanganan COVID-19 di Kabupaten Purworejo. Pengusungan nama Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo sebagai capres 2024 adalah hal yang dianggapnya tergesa-gesa.

“Kami saat ini sedang fokus penanganan COVID-19. Terkait dukungan untuk capres itu masih sangat jauh. Kita nunggu instruksi dari DPP, siapapun yang dipilih Ibu Mega nantinya tentu kita akan dukung sepenuhnya,” pungkasnya. (dji)

 

 

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Dua Pelaku Pengeroyokan Yang Sebabkan 2 Remaja Tewas Di Bekasi Merupakan Residivis
Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah
Pakar Kontra Intelijen: Kemunculan Anggota BPK dalam Perkara Blue Ray Bukan Sekadar Aliran Uang
Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?
Polri Torehkan Sejarah, Indonesia Akhiri 53 Tahun Impor Jagung
Sidang Kasus Suap Blue Ray, Ketika Rantai Perkara Berhenti di Bea Cukai
Rempang-Galang Ujian Besar Presiden Prabowo antara Investasi Strategis, Hak Adat, dan Kepastian Negara
Roy Suryo dkk Korban Paradigma Hukum Warisan Lama?
Berita ini 1 kali dibaca

Berita Terkait

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:37 WIB

Dua Pelaku Pengeroyokan Yang Sebabkan 2 Remaja Tewas Di Bekasi Merupakan Residivis

Jumat, 26 Juni 2026 - 14:32 WIB

Karyawan Outsourcing Bank BUMN Di Kota Bekasi Tipu Nasabah Miliaran Rupiah

Kamis, 25 Juni 2026 - 17:19 WIB

Mengapa Harga Beras Terus Merangkak Naik?

Kamis, 25 Juni 2026 - 16:43 WIB

Polri Torehkan Sejarah, Indonesia Akhiri 53 Tahun Impor Jagung

Kamis, 25 Juni 2026 - 11:46 WIB

Sidang Kasus Suap Blue Ray, Ketika Rantai Perkara Berhenti di Bea Cukai

Berita Terbaru