Surat Terbuka Buat Presiden Prabowo: Indonesia Butuh Hutan Bukan Pembangunan

- Editor

Minggu, 30 November 2025 - 18:40 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Banjir bandang di Sibolga, Sumatera Utara.

Banjir bandang di Sibolga, Sumatera Utara.

Oleh: Amos Hutauruk (Koalisi Peduli Jakarta)

Cinta akan bumi, sadar akan lingkungan, sebaiknya menjadi Renungan Bapak Presiden Prabowo Subianto. Jeli melihat suara alam yang sedang bergejolak di rotasi Planet Bumi.

Di Amerika latin, di Eropa hingga Asia termasuk di Negara kita tercinta ini, langit memberikan curah hujan serta angin puting beliung yang cukup dashat. Hingga menyebabkan banyak korban meninggal dunia, luka parah dan rumah hancur, sawah tergenang, yang semuanya itu akan meninggalkan luka terdalam.

Saat ini yang dibutuhkan rakyat Indonesia yang terdampak musibah banjir bandang adalah kebutuhan pokok, makanan, pakaian serta obat obatan, dan mengetahui keberadaan sanak saudara mereka akan keselamatan serta kesehatannya.

Saya Amos Hutauruk, warga DKI Jakarta dalam tulisan ini, bermohon dengan mengangkat tangan Hormat saya kepada Bapak Prabowo Subianto yang telah saya pilih menjadi Presiden Republik Indonesia.

Bahwa rakyat Aceh, Sumut, Sumbar yang terdampak musibah butuh kepastian akan Kedaulatan Bangsa. Bila Bapak Presiden berkenan untuk berkantor di Pulau Sumatera beberapa hari. Bapak akan mendapatkan solusi yang tepat untuk keberlangsungan umat manusia serta penghuni bumi pertiwi ini.

Baca Juga:  KPJ Imbau KPK Ikut Plototin Politik Uang di Pilkada Serentak

Saya melihat isu yang berkembang di media sosial, bahwa batangan pohon dan ranting yang ikut hanyut akan derasnya air hujan cukup banyak merengut nyawa rakyat Bapak. Dengan itu saya melihat, ada yang kurang beres akan iklim investasi yang ada di Pulau Sumatera, dan berharap Bapak dapat segera memproses, agar rakyat tambah Bangga mempunyai Pemimpin yang luar biasa.

Ibu Megawati Soekarnoputri presiden ke-5 Republik Indonesia, pernah mengatakan bahwa kita semua wajib mencintai, menjaga, melestarikan alam Indonesia.

Pandangannya mengenai menjaga lingkungan didasarkan pada filosofi Jawa “Memayu Hayuning Bawana”, yang berarti memelihara, menjaga, dan menyeimbangkan alam.

Jakarta, 30 November 2025. (dri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum
Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi
Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali
Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan
Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026
Melalui Kemensos, OT Peduli Serahkan Bantuan Kepada Korban Gempa NTT
Maki-maki PKL di Muka Umum, Tri Adhianto Dituding Tengah Mengadopsi Gaya Kepemimpinan KDM
Haidar Alwi Sebut Kapolri Bawa Penegakan Hukum Karhutla Naik Kelas

Berita Terkait

Rabu, 26 Agustus 2026 - 20:57 WIB

Ketua BPKN: Blokir Rekening Mandiri Wajib Dibuka Jika Tidak Ada Dasar Hukum

Rabu, 26 Agustus 2026 - 17:47 WIB

Pernyataan Budi Ari Soal Pilpres Dipercepat Sebelum 2029 Diduga Atas Persetujuan Jokowi

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:03 WIB

Pembangunan PSEL Bekasi Merupakan Proyek Kedua Setelah Bali

Rabu, 26 Agustus 2026 - 06:24 WIB

Gerakan Eksternal Jelang Muktamar NU ke-35: Khidmah, Kontestasi, dan Independensi Jam’iyyah Dipertaruhkan

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:57 WIB

Komisi III DPR RI Pastikan RUU Perampasan Aset Rampung Pada Desember 2026

Berita Terbaru

Ilustrasi (Foto: Istimewa)

Opini

Mengapa Banyak Pemimpin Sering Berlaku Arogan?

Rabu, 26 Agu 2026 - 16:44 WIB