APDI Mogok Jualan, PPSDS: Kalau di Jabodetabek sudah mulai gejolak, daerah lain akan mengikuti

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 19:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SURABAYA, Mediakarya – Ketua Paguyuban Pedagang Sapi dan Daging Segar (PPSDS) Jawa Timur menilai bahwa kenaikan harga sapi siap potong dipastikan bakal berdampak terhadap harga daging segar, dari harga Rp130.000,- sampai dengan harga Rp140.000,- perkilogram.

Pernyatan itu diungkapkan Ketua PPSDS Jatim, Muthowif, menanggapi ancaman Asosiasi Pedagang Daging Indonesia (APDI) se-jabodetabek, yang akan mogok berjualan besok  (6/1/2026). Hal itu sebagai bentuk protes terhadap mahalnya harga sapi siap potong.

Di mana saat ini, harga sapi hidup siap potong berada pada harga Rp53.000.-, sampai dengan harga Rp55.000,- dari harga sebelumnya di kisaran Rp50.000,- Rp53.000,- tergantung kondisi sapinya.

“Kalau di Jabodetabek sudah mulai gejolak, daerah lain akan mengikuti gejolak, seperti di Jawa Timur kondisi sapi siap potong di pasar hewan yang ada di Jawa Timur juga mulai langka,” ungkap Muthowif dalam keterangan tertulisnya, Senin (5/1/2026).

Menurutnya, kondisi pasar hewan sapi di berbagai daerah seperti, daerah Lumajang, Probolinggo, Malang, dan Madura kondisi sapi siap potong yang dijual di pasar mulai langka. Kalaupun ada harga menyesuaikan dengan yang terjadi di Jabodetabek.

Baca Juga:  Mulai Besok Pedagang Daging Mogok Jualan, PPSDS: Bukti Kementan Gagal Atasi Tata Kelola Daging

Padahal, dua bulan mendatang, umat Islam akan menyambut bulan suci Ramadhan dan idul Fitri 1447/2026. Tentunya, kebutuhan daging segar dipastikan meningkat dan terjadi gejolak kenaikan harga.

“Untuk itu, mumpung masih ada waktu, pemerintah provinsi Jawa bisa mengambil langkah-langkah kebijakan yang bersifat strategis, dalam upaya mengantisipasi kemungkinan kenaikan harga pada saat bulan Ramadhan dan idul Fitri yang akan datang.

“Jangan sampai kejadian di Jabodetabek hari ini (ancaman mogok) dan kenaikan harga daging segar terjadi di Jawa Timur, mengingat Jawa Timur sebagai sentra sapi potong nasional,” tegasnya.

Oleh karenanya, pihaknya berharap dinas peternakan Jawa Timur bekordinasi dengan para jagal, peternak dan pelaku penggemukan yang ada di Jawa Timur, untuk mengantisipasi gejolak harga daging sapi segar di Surabaya terutama, akibat dari gejolak di Jabodetabek. (Dra)

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Berita Terkait

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga
Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi
Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban
Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang
Menuju Indonesia Emas, Ribuan Siswa Aceh Utara Nikmati Program MBG
Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global
Koalisi Masyarakat Sipil Sebut Pemaksaan Kesaksian Andri Yunus adalah Bentuk Ancaman
Hari Buruh 2026: LPKAN Desak Pemerintah Prioritaskan Kesejahteraan Guru dan Tenaga Kesehatan
Berita ini 0 kali dibaca

Berita Terkait

Minggu, 3 Mei 2026 - 16:20 WIB

Gelar Workshop, PTOI DKI Jakarta Dongkrak Kualitas Terapis Olahraga

Minggu, 3 Mei 2026 - 09:33 WIB

Hanya Dinikmati Segelintir Pejabat, IAW Ungkap Potret Buram Pengelolaan Migas Kota Bekasi

Minggu, 3 Mei 2026 - 07:19 WIB

Tepis Sentimen Negatif Kelompok Wahabi dan Salafi, Iran Tunjukan Ketangguhan Sebagai Negara Peradaban

Minggu, 3 Mei 2026 - 06:43 WIB

Eks Kacab Bank Pembobol Rekening Nasabah Divonis Penjara, Pakar Audit: Hati-Hati Kelola Uang

Minggu, 3 Mei 2026 - 01:20 WIB

Digitalisasi Polri Melangkah Menuju Kepolisian Global

Berita Terbaru