KP3B Ingatkan Pemerintah Cegah Lonjakan Sampah Pasca Lebaran Idul Fitri

- Editor

Minggu, 22 Maret 2026 - 10:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

BEKASI , Mediakarya— Setiap usai Hari Raya Idul Fitri, volume sampah di Tempat Pembuangan Akhir (TPA) Burangkeng, Kabupaten Bekasi, selalu melonjak signifikan. Kondisi ini membuat Ketua Komunitas Pemulung & Pelapak Pilah Burangkeng (KP3B), Narta Nurhata, mendesak Pemerintah Kabupaten Bekasi untuk segera mengambil langkah preventif dalam pengelolaan sampah, baik dari sumbernya maupun di TPA

Pria yang akrab disapa Konang ini menjelaskan, lonjakan itu selalu terjadi setiap tahunnya. “Sampahnya semakin banyak, terutama sampah sisa makanan yang tidak diambil pemulung karena tidak ada nilai jualnya,” ujar Konang, Minggu (22/3/2026).

Karena itu, dia mengajak masyarakat untuk lebih bijak dalam berbelanja dan memasak selama perayaan lebaran, agar sisa makanan yang terbuang bisa ditekan.

“Membuang makanan itu selain mubazir, juga langsung menambah tumpukan di TPA. Padahal TPA Burangkeng sudah semakin penuh dan rawan longsor,” katanya.

Baca Juga:  Sering Akibatkan Banjir, Sedimen Sungai Lingkar Utara Diangkat BMSDA

Lebih lanjut, Konang mengungkapkan, selama ini pengurangan sampah di TPA Burangkeng hanya mengandalkan kerja para pemulung secara swadaya. Mayoritas pemulung memilih mengambil sampah anorganik seperti plastik, logam, dan sejenisnya karena masih memiliki nilai jual.

Sementara sampah organik berupa sisa makanan tidak disentuh karena tidak memberikan penghasilan bagi mereka. Akibatnya, tumpukan di TPA Burangkeng terus bertambah sementara kemampuan pengurangan sampah di lapangan sangat terbatas.

“Pemulung sudah aktif memilah sampah, tapi itu saja tidak cukup. Pemerintah harus segera masuk dengan teknologi pengolahan sampah agar bisa sama-sama menekan volumenya, baik yang organik maupun anorganik,” tutup Konang. (Supri)

Tinggalkan Balasan

Berita Terkait

Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”
Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak
IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN
Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi
Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu
NCW Tagih SDABMBK Kabupaten Bekasi, Temuan BPK Rp23,2 Miliar dari 7 Paket Proyek Rp169 Miliar Harus Dijawab Terbuka
Korps Alumni KNPI Jaktim Ajak Elemen Bangsa Lawan Oligarki
Dari Pemkot Hingga RSUD: Mengapa Pejabat Bekasi Kompak Bungkam Saat Diminta Transparansi?

Berita Terkait

Kamis, 29 Oktober 2026 - 06:30 WIB

Peringati Ulang Tahun ke-7, Prabu Peduli Lingkungan Angkat Tema “Bermunajat Menjaga Alam Nusantara”

Kamis, 29 Oktober 2026 - 05:36 WIB

Uang Kompensasi TPST Bantargebang Dinilai Tak Sebanding dengan Dampak Ekologi dan Sosial Warga Terdampak

Rabu, 28 Oktober 2026 - 16:23 WIB

IKD Di Kota Bekasi Masih Minim Partisipasi ASN

Rabu, 28 Oktober 2026 - 10:09 WIB

Mulai Tergerus Jaman, Pasar Tradisional Kini Adaptasi

Selasa, 27 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Bunda Neneng Dorong Peningkatan Transportasi Antarpulau dan Pemerataan Pembangunan di Kepulauan Seribu

Berita Terbaru