JAKARTA, Mediakarya — Institut Teknologi PLN menyerahkan Kontrak Ikatan Kerja ITPLN 2025 kepada 108 mahasiswa terpilih sebagai bagian dari program penyiapan sumber daya manusia unggul untuk berkarier di PT PLN (Persero).
Kontrak tersebut diserahkan langsung oleh Rektor ITPLN, Iwa Garniwa, di Jakarta. Program ikatan kerja ini menjadi salah satu jalur strategis yang membuka peluang mahasiswa untuk bergabung dengan PLN setelah menyelesaikan pendidikan.
Mahasiswa Teknik Mesin ITPLN, Aurynnisa Fahira, menyebut kesempatan tersebut sebagai amanah besar yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab.
“Perjalanan kami masih panjang. Masih banyak target dan pembelajaran yang harus kami capai selama menempuh pendidikan,” ujar Aurynnisa, Selasa (12/5/2026).
Ia mengatakan mahasiswa penerima program ikatan kerja dituntut menjadi pribadi yang adaptif, unggul, dan siap menghadapi tantangan dunia profesional di sektor energi.
Menurutnya, seluruh peserta program harus memanfaatkan kesempatan tersebut secara maksimal agar mampu memberikan kontribusi positif bagi perusahaan maupun masyarakat.
Hal senada disampaikan mahasiswa Teknik Tenaga Listrik ITPLN, Bagas Fahnoor Siagian. Ia mengaku bangga menjadi bagian dari program Ikatan Kerja ITPLN 2025.
“Program ini menjadi motivasi bagi kami untuk terus berprestasi dan mempersiapkan diri menghadapi dunia kerja profesional,” kata Bagas.
Ia menilai program tersebut membangun mental profesional mahasiswa sejak dini karena peserta telah dipersiapkan untuk menjadi bagian dari PLN setelah lulus.
Sementara itu, Rektor ITPLN Iwa Garniwa mengingatkan para mahasiswa agar tidak cepat puas meski telah lolos seleksi program ikatan kerja. Ia menegaskan persaingan di sektor energi akan semakin kompetitif seiring percepatan transformasi dan transisi energi nasional.
“Dari lebih dari 5 ribu peserta yang mengikuti seleksi, kemudian disaring menjadi 1.500, lalu 300, hingga akhirnya terpilih 108 mahasiswa. Ini pencapaian yang luar biasa,” ujar Iwa.
Menurutnya, kerja sama antara ITPLN dan PLN hingga tahun 2033 diproyeksikan akan melahirkan sekitar 1.800 lulusan yang siap berkiprah di sektor ketenagalistrikan nasional.
Iwa juga menegaskan mahasiswa ITPLN nantinya akan bersaing dengan lulusan berbagai perguruan tinggi ternama di Indonesia seperti Universitas Indonesia, Institut Teknologi Bandung, Universitas Gadjah Mada, dan Institut Teknologi Sepuluh Nopember.
Karena itu, ia meminta mahasiswa menjaga integritas dan menjunjung budaya Energi+ serta prinsip 5S, yakni Senyum, Salam, Sapa, Sopan, dan Santun.
“Kompetensi penting, tetapi integritas jauh lebih penting. PLN tidak memberi ruang bagi SDM yang tidak memiliki integritas,” tegasnya.
Dalam kesempatan tersebut, Iwa juga menyoroti tantangan geopolitik energi global dan pentingnya percepatan elektrifikasi sebagai bagian dari transisi menuju target net zero emission.
“Future energy is electricity. Masa depan energi adalah elektrifikasi dan kalian akan menjadi bagian dari perubahan besar itu,” katanya.
Ia berharap lulusan program Ikatan Kerja ITPLN ke depan mampu menduduki posisi strategis di PLN, mulai dari level manajerial hingga jajaran direksi perusahaan.
“Jangan cepat puas karena sudah mendapatkan peluang masuk PLN. Tunjukkan bahwa lulusan ITPLN mampu menjadi yang terbaik,” tandasnya. (hab)










